http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/issue/feed ALUR : Jurnal Arsitektur 2022-06-18T14:21:04+02:00 Shanty Silitonga, S.T., M.T. alur.unikasantothomas@gmail.com Open Journal Systems <p>ALUR : Jurnal Arsitektur UNIKA Santo Thomas Medan berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi kajian di bidang Teknik khususnya Teknik Arsitektur seperti bidang ilmu perancangan arsitektur dan bidang ilmu lain yang sangat erat kaitannya seperti perencanaan kota dan daerah, desain interior, perancangan lansekap, dan sebagainya, serta penelitian-penelitian lain yang terkait dengan bidang-bidang tersebut</p> http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/1942 PENGARUH BENTUK LIGHT SHELF TERHADAP PENETRASI CAHAYA PADA GEDUNG PERKANTORAN DI KAWASAN TROPIS 2022-06-03T09:02:34+02:00 Margareta Evangeina Ali Margaretaevangelina@gmail.com Mira Dewi Pangestu miradewi@unpar.ac.id <p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh bentuk<em> light shelf </em>terhadap penetrasi cahaya pada gedung perkantoran di kawasan tropis. Menggunakan metode deskriptif eksperimental dengan pendekatan komparatif - kuantitatif. Dalam simulasi digunakan program<em> Velux daylight visualizer 3</em> untuk mengetahui nilai dari tingkat penetrasi pencahayaan dalam ruangan, dengan kondisi langit<em> overcast.</em> Eksperimen dilakukan dengan membuat delapan bentuk<em> light shelf </em>yang berbeda.Target dari&nbsp; penelitian ini adalah untuk menemukan bentuk <em>light shelf </em>yang efisien untuk memaksimalkan penetrasi cahaya yang masuk pada ruang dalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan kemiringan<em> light shelf </em>berpengaruh besar dalam penetrasi cahaya alami. Penggunaan<em> light shelf</em> berbentuk gelombang dapat meningkatkan penetrasi cahaya yang masuk ke dalam ruangan, hal tersebut dikarenakan terdapat lebih banyak bidang pantul pada permukaan<em> light shelf. Light shelf</em> dengan bentuk lengkung cekung dapat meningkatkan penetrasi cahaya. Kemiringan bidang pantul berpengaruh terhadap penetrasi cahaya, semakin besar sudut datang cahaya, semakin lemah cahaya yang dipantulkan.</p> 2022-06-18T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/1943 PENERAPAN ATRIBUT PERILAKU PENGUNJUNG PADA JATIM EXPO CONVENTION-EXHIBITION SURABAYA 2022-06-03T09:14:58+02:00 Yashinta Pubayashi yashintapubayashi1@gmail.com Heru Subiyantoro heru.ar@upnjatim.ac.id <p>Jatim Expo Surabaya merupakan sebuah gedung yang mewadahi sebuah kegiatan <em>Convention</em> dan <em>Exhibition</em> yang didalamnya melibatkan banyak orang. Gedung ini dapat menampung 10.000 orang sekaligus. Dengan banyaknya pengunjung, maka terciptalah interaksi antara pengunjung terhadap pengaturan (setting) lingkungan gedung Jatim Expo. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis karakteristik pengunjung Jatim Expo menggunakan karakter atribut perilaku (kenyamanan, visibilitas, aksesibilitas, dan adabtabilitas) pengunjung. Sehingga dapat diketahui hubungan persepsi dan atribut perilaku pengunjung Jatim Expo terhadap pengaturan ruang yang nyaman untuk pengunjung. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif berupa kuesioner untuk responden dan metode kualitatif berupa analisa secara deskriptif terhadap objek yang diteliti. Pengaturan ruang yang dibahas yaitu berkaitan dengan kenyamanan pengunjung saat menghadiri gedung Jatim Expo, kemudahan menemukan ruang-ruang, kemudahan mengakses ruang-ruang, dan kemudahan beradaptasi pengunjung terhadap ruang 1 ke ruang lainnya. Hasil kuesioner pengunjung dihubungkan dengan pengaturan ruang yang terdapat di Jatim Expo kemudian hasilnya dapat berupa kesimpulan atau rekomendasi.</p> 2022-06-18T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/1944 KAJIAN KEMUDAHAN AKSESIBILITAS BAGI DIFABEL DALAM RUMAH IBADAH (STUDI KASUS GEREJA KATOLIK SANTA MARIA TAK BERNODA ASAL) 2022-06-03T09:20:36+02:00 Polin DR Naibaho polin_naibaho@yahoo.com Shanty Silitonga shanty_silitonga@gmail.com <p>Gereja merupakan salah satu fasilitas yang sangat penting bagi orang kristen untuk beribadah, baik bagi individu normal maupun individu penyandang difabel. Gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, namun memiliki fungsi lain, seperti fungsi sosial, pendidikan, dan ekonomi. Fungsi Gereja dengan bertambahnya waktu akan semakin berkembang karena banyak aktivitas yang dapat dilakukan di Gereja. Sehingga semakin berkembangnya fungsi Gereja akan bertambahnya pengunjung dari Gereja tersebut baik dengan tujuan untuh beribadah, wisata, pendidikan, sosial dan lain- lain. Kaum difabel menghadapi tantangan yang berdampak pada kemampuan mereka untuk mencapai aktivitas sehari-hari seperti bergerak, berkomunikasi dan memenuhi peran sosial dan partisipasi sosial. Penyandang difabel sangat membutuhkan fasilitas yang aksesibel pada fasilitas umum seperti Gereja untuk memenuhi peran dan partisipasi sosial mereka. Aksesibilitas dalam kajian ini difokuskan pada aksesibilitas difabel dengan hambatan fisik anggota tubuh baik lansia, pengguna kursi roda dan individu yang memiliki hambatan fisik pada anggota geraknya. Keamanan dalam bangunan berkaitan dengan difabel dan lansia dapat teraplikasi pada semua sisi arsitektur bangunan. Keamanan secara fisik menunjukkan aksi yang bertujuan melindungi dan dalam menjaga kondisi yang memungkinkan keamanan dalam kebutuhan kesehariannya.</p> 2022-06-18T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/1948 KAJIAN KENYAMANAN JALUR PEJALAN KAKI PADA PENGGAL JALAN ABU BAKAR ALI YOGYAKARTA DI TINJAU DARI KONDISI FISIK 2022-06-03T18:10:38+02:00 Rudi Nur Syamsudin rudinursyamsudin@uny.ac.id Retna Hidayah retna.hidayah@uny.ac.id <p>Keberadaan jalur pejalan kaki saat ini merupakan sebuah kebutuhan pada wilayah perkotaan. Selain berfungsi sebagai elemen pembentuk kota, adanya jalur pejalan kaki juga bertujuan untuk memfasilitasi aktivitas pejalan kaki. Sehingga sudah semestinya jalur pejalan kaki harus memenuhi standar, dilengkapi dengan komponen pendukung dan dapat memberikan keamanan serta kenyamanan bagi penggunanya. Penelitian ini dilakukan pada penggal jalan Abu Bakar Ali Yogyakarta dengan tujuan untuk mengkaji kenyamanan jalur pejalan kaki ditinjau dari kondisi fisiknya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mengemukakan data dan fakta di lapangan, kemudian dibandingkan dengan standar/peraturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum jalur pejalan kaki di area survay belum memenuhi standarisasi. Perlu adanya perbaikan terkait fisik jalur pejalan kaki, penyediaan fasilitas untuk penyandang difable dan penyediaan komponen pendukung jalur pejalan kaki. Selain itu masih ditemui penyalahgunaan jalur pejalan kaki yang digunakan untuk pedagang kaki lima dan parkir.</p> 2022-06-18T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022