http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/issue/feed ALUR : Jurnal Arsitektur 2022-10-10T00:00:00+02:00 Shanty Silitonga, S.T., M.T. alur.unikasantothomas@gmail.com Open Journal Systems <p>ALUR : Jurnal Arsitektur UNIKA Santo Thomas Medan berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi kajian di bidang Teknik khususnya Teknik Arsitektur seperti bidang ilmu perancangan arsitektur dan bidang ilmu lain yang sangat erat kaitannya seperti perencanaan kota dan daerah, desain interior, perancangan lansekap, dan sebagainya, serta penelitian-penelitian lain yang terkait dengan bidang-bidang tersebut</p> http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/1899 PREFERENSI MAHASISWA ITB TERHADAP PEMILIHAN HUNIAN SEWA DI KOTA BANDUNG 2022-06-17T07:18:55+02:00 Helfa Rahmadyani helfarahmadyani@ubb.ac.id <p>Peningkatan jumlah mahasiswa pendatang di suatu kota berdampak pada perkembangan usaha bisnis hunian sewa. Penawaran fasilitas dan harga hunian sewa yang beragam menuntut penyedia jasa untuk dapat menyesuaikan penawaran dengan preferensi mahasiswa untuk meningkatkan daya saing. Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan perguruan tinggi yang banyak menarik mahasiswa pendatang dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menyebabkan pertumbuhan kawasan hunian sewa di sekitar ITB berkembang dengan pesat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi mahasiswa ITB terhadap pemilihan hunian sewa dan ketersediaan fasilitas hunian sewa. Penelitian juga akan mengungkap hubungan antara harga hunian sewa dengan preferensi mahasiswa penyewa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif-kuantitatif dan pengumpulan data dalam bentuk kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa urutan faktor prioritas mahasiswa ITB dalam memilih hunian sewa adalah fasilitas, harga, keamanan, jarak, akses, lingkungan, dan luas kamar. Sedangkan faktor yang menjadi prioritas dalam memilih fasilitas dari prioritas tertinggi adalah <em>wifi,</em> kamar mandi dalam, dapur, ruang cuci jemur, parkir, dan ruang kumpul bersama. Mahasiswa yang menyewa hunian dengan kategori harga terendah menjadikan faktor harga dan fasilitas <em>wifi </em>sebagai prioritas utama. Sedangkan mahasiswa yang menyewa hunian dengan kategori harga tertinggi menjadikan faktor jarak dan fasilitas kamar mandi dalam sebagai prioritas utama</p> 2022-10-10T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 ALUR : Jurnal Arsitektur http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/1962 REPRESENTASI NILAI KOSMOLOGI PADA WUJUD LOKAL BANGUNAN TRADISIONAL SUKU SASAK DUSUN LIMBUNGAN 2022-06-14T19:00:51+02:00 Dendi Sigit Wahyudi dendiwahyudi6@gmail.com <p>Arsitektur Lombok <em>(Suku Sasak)</em> memiliki sebuah bangunan tradisional yang unik. Suku Sasak sendiri merupakan sebuah suku asli dan mayoritas penduduknya terdapat di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dapat diartikan dari sebuah kitab Nagara Kartha Gama, budaya sasak masih mempunyai kemampuan untuk menjaga serta melestarikan tradisi yang masih lestari hingga saat ini dari bentukan bangunan rumah tradisionalnnya. Kajian ini sangat tertuju agar mengetahui bangunan rumah tradisional yang berfungsi untuk tempat keluarga berlindung baik secara fisik, jasmani maupun rohani maupun spiritual. Sehingga bangunan tradisional suku sasak yang dibangun dengan nilai estetika dan budaya. Dan terdapat pola – pola beserta bentuk bangunan dapat dipengaruhi oleh nilai kosmologi, seperti halnya masyarakat Suku Sasak yang sangat percaya pada Gunung Rinjani sebagai alam yang supranatural dan memiliki nilai yang sangat sakral. Orientasi rumah tradisional suku sasak menghadap kearah timur. Arah timur mengidentifikasi arah terbitnya matahari yang diartikan dapat menolak bala dan dapat mendatangkah berkah dan rezeki. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai kosmologi pada wujud lokal serta menelususri representasi pandangan kosmologi masyarakat setempat. Data primer diperoleh dengan menggunakan observasi, sedangkan penelitiannya menggunakan penelitian etnografi agar dianalisis dengan melakukan interpresentasi melalui observasi. Hasil dan pembahasan diperoleh serta dikembangkan pada rekomendasi untuk mengetahui representasi nilai kosmologi masyarakat khususnya dalam wujud lokal pada bangunan rumah tradisional suku sasak. Namun keberagaman tersebut engandung nilai – nilai dan adanya maksud serta tujuan yang sama dengan menjadikan alam semesta seperti gunung dan arah timur sebagai orientasi yang paling utama. Keberserahan diri dari masyarakat Suku Sasak kepada alam semesta ini dapat menjadikan bangunan huniannya mampu bertahan dengan identitas yang asli hingga sekarang.</p> 2022-10-10T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 ALUR : Jurnal Arsitektur http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/2103 KAJIAN MORFOLOGI KECAMATAN GUNUNGSITOLI DITINJAU DARI ASPEK EKOLOGI 2022-08-07T02:43:57+02:00 Rizky Ramadhan Batubara rizkyramadhanbatubara@yahoo.com Yeni Selfia yeniselfiaa@gmail.com <p>Perkembangan fisik Kecamatan Gunungsitoli cukup pesat sejak terjadinya gempa pada 28 Maret 2006 sehingga terbentuklah pola kota yang khas yang diakibatkan oleh beberapa aspek, salah satu yang sangat berpengaruh adalah aspek fisik ekologi. Penelitian ini bertujuan sebagai upaya dalam proses perencanaan pengembangan kota di Kecamatan Gunungsitoli ke depannya guna terciptanya kualitas lingkungan fisik yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Hal tersebut diperlukan karena masalah bentukan fisik kota sejalan dengan semakin kompleksnya kehidupan kota di Kecamatan Gunungsitoli. &nbsp;Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berupa wawancara mendalam dengan responden dari instansi Bappeda Kota Gunungsitoli, Dinas PUPR Kota Gunungsitoli, dan Akademisi. Pembangunan di Kecamatan Gunungsitoli memiliki kendala dari faktor topografi yang mengakibatkan adanya perbedaan kontur dan karakteristik tanah sehingga terdapat kendala dalam pengadaaan sistem jaringan jalan seperti kecendrungan tidak meratanya perletakaan massa bangunan. Bentuk alam Kecamatan Gunungsitoli dibelah oleh Sungai Nou dan dikelilingi oleh pegunungan yang membentuk delta pada muara antara Sungai Nou dengan laut. Perkembangan berpusat pada daerah delta yang berbentuk kipas dan perkembangan lainnya bersifat linear berkesinambungan dengan garis pantai dikarenakan tersedia struktur kota berupa jalan yang memungkinkan untuk di jadikan jalan karena kontur tanahnya relatif datar. Faktor topografi dan bentuk alam di Kecamatan Gunungsitoli yang menjadi kendala justru menjadi karakter dan keunikan dalam perkembangan morfologi Kota Gunungsitoli.</p> 2022-10-10T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 ALUR : Jurnal Arsitektur http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/2111 ANALISA POLA SPASIAL TERMINAL PENUMPANG GAPURA SURYA NUSANTARA PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA 2022-08-28T16:20:20+02:00 Dewanti Andini dewanti.surya11@gmail.com <p>Gapura Surya Nusantara Passenger Terminal in the Tanjung Perak Port area of Surabaya. The location is on Jalan Tanjung Perak, North Perak, Kec. Beautiful Customs, Surabaya. This port is an industrial, trade and service area, in the form of a cargo terminal and a passenger terminal. The purpose of this study is to analyze the state of the building including the relationship between circulation patterns and space. The arrangement of the inner area uses a linear pattern. This pattern facilitates the flow of activities in the process of moving between modes of transportation. The spatial arrangement of the building is in accordance with the functional space design and the arrangement of static space elements. This building consists of three floors. Floor arrangement is distinguished according to the urgency of the building. The first and second floors are service areas, but the second floor also has a management area. The third floor is focused on commercial areas as public spaces and hospitality areas. The results of the analysis of spatial and land use patterns are expected to improve the quality of being a guide for other port passenger terminals in Indonesia so that land use and spatial patterns are in accordance with established standards.</p> 2022-10-10T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 ALUR : Jurnal Arsitektur http://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/2038 ANALISIS PENATAAN RUANG HUNIAN SEWA BERDASARKAN KONSEP DESAIN YANG ADAPTIF: STUDI KASUS HOMESTAY LABUAN BAJO 2022-07-11T08:57:10+02:00 Sigit Hadi Laksono sigitarci@itats.ac.id <p>Percepatan Pembangunan di Labuan Bajo dilakukan karena kota ini memiliki banyak potensi wisata yang dapat menarik wisatawan untuk datang. Potensi wisata di Labuan bajo ini didominasi oleh keindahan alam, seperti pantai, bukit, dan pulau-pulau kecil yang ada di sekitar kota Labuan Bajo. Dari adanya potensi tersebut, maka semakin meningkatnya sektor wisata di kota Labuan Bajo. maka kebutuhan akan akomodasi juga semakin meningkat dan bersaing. Yang menjadi isu disini, pertama adalah keberadaan homestay warga yang mulai bergeser peminatnya dibandingkan dengan keberadaan hotel dan cottage yang mulai banyak dibangun di labuan Bajo. Sehingga pada penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan alternatif terhadap desain perencanaan denah homestay agar menjadi lebih optimal. Konsep desain yang adaptif sebagai acuan dalam me redesain denah homestay ini. Agar homestay ini dapat mampu bersaing dengan hunian wisata lainnya, maka konsep desain adaptif&nbsp; yang dipakai mengacu pada standart amenitas ruang Hotel. Untuk metode perancangan yang digunakan adalah metode Cyclical design Process, dengan tujuan guna mendapatan alternatif desain yang lebih optimal. Hasil akhir yang akan didapat adalah berupa usulan rancangan yang berupa&nbsp; penataan denah rancangan yang telah disesuaikan dengan konsep desain yang adaftif.</p> 2022-10-10T00:00:00+02:00 Copyright (c) 2022 ALUR : Jurnal Arsitektur