ANALISIS PERBEDAAN WAPU DAN NON-WAPU PADA TRANSAKSI JASA BERBASIS SAP DI PT EFG

Authors

  • Salsabila Seril Azara Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Diah Hari Suryaningrum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Keywords:

WAPU, Non-WAPU, Value Added Tax (VAT), SAP, PT EFG.

Abstract

This study aims to analyze the differences in the Value Added Tax (VAT) collection mechanism between the Withholding VAT Collector (WAPU) and Non-WAPU schemes in SAP-based service transactions at PT EFG. This research employed a descriptive qualitative method with a case study approach. Data were collected through semi-structured in-depth interviews with key informants, non-participatory direct observations of service procurement processes, and analysis of tax invoices with transaction codes 03 (WAPU) and 04 (Non-WAPU), as well as SAP accounting journals. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman (2014), which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate fundamental differences between the two schemes in three aspects. First, in terms of VAT collection responsibility, the Non-WAPU scheme places the obligation on vendors as Taxable Entrepreneurs (PKP), whereas the WAPU scheme assigns the responsibility to PT EFG as an appointed VAT collector. Second, regarding SAP journal entries, under the Non-WAPU scheme, VAT is recorded as part of the tax paid to vendors, while under the WAPU scheme, VAT is recorded as WAPU VAT Payable because PT EFG is responsible for remitting the VAT directly to the government. Third, administrative requirements differ in terms of tax invoice transaction codes and remittance deadlines. The study concludes that the SAP system has generally accommodated both mechanisms through automatic tax code configuration. However, tax-related risks may still arise due to incorrect vendor status classification or delays in VAT remittance. Therefore, the study recommends that the company regularly reconcile tax data, periodically update the WAPU and Non-WAPU status of vendors, and enhance the tax knowledge and competencies of employees to minimize errors and avoid tax penalties.

References

Daris, F. T., Ependi, A., Setyawati, D., & Marcelina, M. (2020). Relevansi penunjukan BUMN selaku pemungut PPN (WAPU) di era e-Faktur. Jurnal Pendidikan Akuntansi dan Keuangan, 8(2), 187–196. https://doi.org/10.17509/jpak.v8i2.24476

Ndruru, D., Zai, K. S., Hulu, T. H. S., & Telaumbanua, E. (2023). Analisis efektivitas dan efisiensi penerapan e-Faktur PPN guna meningkatkan kepatuhan pengusaha kena pajak di CV. Valerie Mitra Kencana. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 11(4), 11–20.

Sahetapy, T. C., Runtu, T., & Tangkuman, S. J. (2021). Evaluasi penerapan sistem e-Faktur 3.0 dalam melaporkan SPT masa PPN pada CV. Mayiba Agung Mandiri Kota Sorong-Papua Barat. Going Concern: Jurnal Riset Akuntansi, 16(2), 157–168. https://doi.org/10.32400/gc.16.2.36242.2021

Satria, M. R., & Fatmawati, A. P. (2023). Analisis penerapan Enterprise Resource Planning berbasis SAP dalam meningkatkan kualitas sistem informasi akuntansi pada PT ABC. LAND Journal, 4(2), 108–123. https://doi.org/10.47491/landjournal.v4i1.2915

Nur Ramadhani, N., & Nur Khasanah, P. D. A. (2025). Persepsi karyawan keuangan terhadap efektivitas kinerja pasca implementasi ERP SAP di PT Perkebunan Nusantara I Regional 4. Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi, 5(3), 822–839. https://doi.org/10.55606/jurima.v5i3.6149

Rumaizha, R., & Supriatna, A. (2022). Pengaruh penerapan faktur pajak elektronik (e-Faktur) terhadap kepatuhan wajib pajak untuk pelaporan SPT masa PPN pada KPP Pratama Bandung Cibeunying. JRAK: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 8(2), 1–9. https://doi.org/10.38204/jrak.v8i2.552

Kumala, R., Safitri, W. D., Ridwal, R., & Nurhadi, H. (2022). Implementasi e-Faktur versi 3.0 dalam upaya meningkatkan kepatuhan pengusaha kena pajak untuk pelaporan SPT masa PPN di masa pandemi Covid-19 (studi kasus pada KPP Pratama Kosambi tahun 2016–2020). Jurnal Pajak Vokasi (JUPASI), 3(2), 66–75.

Makalare, Z. M., & Jacob, J. (2023). Analisis penerapan e-Faktur pajak dalam upaya meningkatkan kepatuhan pengusaha kena pajak untuk pelaporan SPT masa PPN tahun 2021–2022 di KPP Pratama Manado. Jurnal Riset Akuntansi, 311–322.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Maria, A., Elim, I., & Budiarso, N. S. (2018). Analisis penerapan e-Faktur dalam prosedur dan pembuatan faktur pajak dan pelaporan SPT masa PPN pada CV. Wastu Citra Pratama. Going Concern: Jurnal Riset Akuntansi, 13(3), 445–455. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/gc/article/view/20308

Prayitno, E. D., & Widodo, U. P. W. (2024). Analisis efektivitas digitalisasi faktur pajak PPN dalam meningkatkan kepatuhan pengusaha kena pajak (PKP) pada PT. ABC. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi, 2(4), 17–31. https://doi.org/10.55606/jumia.v2i4.3269

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8/PMK.03/2021 tentang Tata Cara Pemungutan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai oleh Badan Usaha Milik Negara dan Perusahaan Tertentu yang Dimiliki Secara Langsung oleh Badan Usaha Milik Negara sebagai Pemungut Pajak Pertambahan Nilai. (2021). Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Mardiasmo. (2019). Perpajakan edisi terbaru (Edisi ke-19). Andi Offset.

Parso, P. (2024). Modernisasi sistem e-Faktur terhadap kepatuhan pengusaha kena pajak dalam administrasi faktur pajak. REMITTANCE: Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perbankan, 5(1), 8–15. https://doi.org/10.56486/remittance.vol5no1.495

Wardhani, A. R., & Utama, A. A. G. S. (2016).Evaluasi dan desain sistem informasi akuntansi pemungutan dan penyetoran PPN dalam Upaya meningkatkan efisiensi kinerja subdinas perpajakan pada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga, 1(1), 37-46. https://doaj.org/article/bc4446cdea974e0e88cc2fc973d23d61

Sihombing, R. P., & Mulyani, S. D. (2023). Risiko keterlambatan penyetoran PPN WAPU pada perusahaan BUMN: Analisis faktor penyebab dan strategi mitigasi. Jurnal Riset Perpajakan, 6(1), 78–94. https://doi.org/10.24843/jrp.2023.v6.i1.p05

Trisnawati, E., & Susilawati, C. E. (2021). Pengendalian internal perpajakan dan kepatuhan wajib pajak badan: Peran kompleksitas regulasi sebagai variabel moderasi. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 13(2), 95–112. https://doi.org/10.33508/jako.v13i2.3156

Waluyo. (2017). Perpajakan Indonesia (Edisi ke-12). Salemba Empat.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021. (2021). Pemerintah Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 tentang Ketentuan Perpajakan dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan. (2024). Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. (2021). Pemerintah Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. (2008). Pemerintah Republik Indonesia.

Renata, F., Tohari, A., & Kurniawan, A. (2024). Model kepatuhan membayar pajak UMKM di Kota Kediri. Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan, 10(2), 134–145. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/JRAK/article/view/4086

Saragih, J. L., & Sihotang, L. K. (2024). Analisis pemeriksaan pajak dalam meningkatkan penerimaan PPh Pasal 25 di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Barat. Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan, 10(2), 180–190. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/JRAK/article/view/4090

Sembiring, Y. C. B., Ginting, R. J. B., & Sitanggang, A. (2024). Pengaruh struktur modal, profitabilitas, dan biaya operasional terhadap Pajak Penghasilan Badan terutang pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2018–2022. Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan, 10(2), 219–233. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/JRAK/article/view/4096

Sitanggang, B. D., Sembiring, S., & Barus, A. T. B. (2025). Pengaruh kualitas pelayanan, sanksi pajak, dan pengetahuan pajak terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di UPT SAMSAT Lubuk Pakam. Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan, 11(2), 281–294. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/JRAK/article/view/5523

Downloads

Published

2026-09-25

How to Cite

Azara, S. S., & Suryaningrum, D. H. (2026). ANALISIS PERBEDAAN WAPU DAN NON-WAPU PADA TRANSAKSI JASA BERBASIS SAP DI PT EFG. Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan, 12(2), 223–235. Retrieved from https://ejournal.ust.ac.id/JRAK/article/view/6995

Issue

Section

Artikel