KRITIK FEMINISME TERHADAP SISTEM PATRIARKI DALAM FILM “NGERI NGERI SEDAP “ KARYA BENE DION RAJAGUKGUK
DOI:
https://doi.org/10.54367/pendistra.v9i1.5701Keywords:
Feminism; Patriarchy; Film; Sara MillsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi subjek dan objek penceritaan serta relasi gender dalam film Ngeri-Ngeri Sedap dengan menggunakan teori analisis wacana feminis Sara Mills. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana film ini menampilkan pertarungan antara nilai-nilai patriarki dan feminisme, serta bagaimana posisi penonton diarahkan untuk memahami relasi tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis dialog dan adegan yang mengandung representasi gender dan nilai budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awal cerita, film memposisikan laki-laki sebagai subjek dominan melalui tokoh Pak Domu yang mewakili sistem patriarki Batak: keras, berkuasa, dan menjunjung tinggi kehormatan adat. Sementara itu, perempuan digambarkan sebagai objek yang patuh dan tidak bersuara. Namun, seiring perkembangan cerita, film memperlihatkan pergeseran kekuasaan naratif ketika Mak Domu berani mengungkapkan perasaannya dan menentang ketidakadilan, sehingga perempuan menjadi subjek penceritaan. Film ini melanggengkan nilai-nilai budaya seperti penghormatan terhadap adat dan peran ayah, tetapi juga menawarkan nilai-nilai feminis berupa kesetaraan, keberanian berbicara, dan penghargaan terhadap perempuan.References
Creswell, J. w. (2014). Reasearch Desaign: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan campuran (Edisi 4). Pustaka Pelajar.
Hooks, B. (2000). Feminism Is For Everybody: Passionate Politics (Feminisme Untuk Semua Orang: Politik yang Penuh Gairah). south End Press.
Mills, S. (1992). Discourses of Difference: An Analysis of Women’s Writing in the 17th and 20th Centuries. Routledge.
Mills, S. (1995). Feminist Stylistics. Routledge.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Rajagukguk, B. D. (2022). Ngeri-Ngeri Sedap. Imajinari dan Visionary Film.
Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Duta Wacana University Press.
Sutopo, H. B. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. UNS Press.
Sylvia, W. (1990). Theorizing Patriarchy (Teorisasi Patriarki). Basil Blackwell.






