IMPLEMENTASI PROFESI GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK PEGAWAI NEGERI SIPIL TERHADAP PARTISIPASI DALAM HIDUP MENGGEREJA

(Sebuah Studi Pastoral di Paroki Santo Joseph Jalan Kain Batik Pematangsiantar)

Authors

  • Asrot Purba Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan
  • Imanuel Purba Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan
  • Yohanes Anjar Donobakti Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan

Keywords:

Guru Pendidikan Agama Katolik, Pegawai Negeri Sipil, profesionalitas guru, spiritualitas Kristiani, partisipasi, hidup menggereja, pelayanan pastoral

Abstract

Guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak hanya memiliki tanggung jawab profesional dalam mendidik dan mengajarkan iman Katolik di sekolah, tetapi juga dipanggil untuk menjadi saksi iman serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan menggereja. Namun, profesionalitas sebagai pendidik belum selalu diikuti oleh pemahaman dan penghayatan yang mendalam terhadap panggilan pastoral dan keterlibatan dalam kehidupan Gereja. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi profesi Guru PAK PNS serta bentuk partisipasi, tantangan, dan kontribusinya dalam kehidupan menggereja di Paroki Santo Joseph, Jalan Kain Batik, Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan deskriptif-kritis berdasarkan perspektif Kitab Hukum Kanonik 1983. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi, dan wawancara terhadap tujuh Guru PAK PNS dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAK PNS memahami profesinya sebagai panggilan dan perutusan Kristiani yang bersumber pada spiritualitas Yesus Kristus. Partisipasi mereka diwujudkan terutama melalui pelayanan liturgi, pewartaan Sabda Allah (kerygma), dan keterlibatan sukarela dalam kehidupan komunitas paroki. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian integratif mengenai profesionalitas, kompetensi, spiritualitas, dan partisipasi pastoral Guru PAK PNS dalam kehidupan menggereja pada konteks paroki lokal, dengan memperhatikan perspektif yuridis-pastoral Kanon 804 §2. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara guru PAK dan para gembala Gereja untuk mengembangkan keterlibatan umat yang semakin aktif dan bertanggung jawab.

References

______. “Konstitusi tentang Liturgi Suci” (Sacrosanctum Concilium). Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumen dan Penerangan KWI-Obor.

_______. Gaudium et Spes (Kegembiraan dan Harapan). Seri Dokumen Gerejawi No. 19. Penerjemah: R. Hardawiryana, SJ Desain. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI, 1965.

A, Hallen. Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Quantum Teaching, 2005.

Abdilah, Rahmat Hidayat. Ilmu Pendidikan Konsep, Teori, dan Implikasinya, (Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia, 2019.

Acin, Mayong Andreas dan Sutami, Florensius. “Spiritualitas Guru Agama Katolik dalam Pelayanan Hidup Menggereja di Wilayah Perbatasan Kabupaten Sanggau.” Dalam Jurnal Pendidikan Katolik, Vol. 1, No. 2 Tahun 2021.

Beal, John P., dkk (ed.). New Commentary on the Code of Canon Law. New York: Paulist Press, 2000.

Caparros, Ernest. Exgetical Commentary on the Code of Canon Law. Vol. III/1. Chicago: Midwest Theological Forum, 2004.

Dapiyanta, F.X. Evaluasi Hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Yogyakarta: Kanisius, 2022.

Darmaningtyas. Pendidikan Sebagai Proses. Yogyakarta: Galang Press, 2004.

Dister, Niko Syukur. Teologi Sistematik 2. Yogyakarta: Kanisius, 1996.

Dokumen Konsili Vatikan II. “Konstitusi Dogmatis tentang Gereja” (Lumen Gentium). Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI-Obor, 2004.

Hamalik, Oemar. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi. Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Haru, Emanuel. “Peran Guru Pendidikan Agama Katolik sebagai Gembala” dalam Jurnal Alternatif. Vol. X No. 1, Agustus 2020.

https://akucepatmembaca.com/peran-guru-dalam-proses-pembelajaran-guru-sebagai-pendidik-dan-pengajar/#:~:text=Dari%20zaman%20ke%20zaman%20peran,adanya%20dalam%20proses%20pembelajaran%20siswa, diakses 25 Maret 2024.

https://cendikia.kemenag.go.id/storage/uploads/file_path/file_04-08-2023_64cc89851e3b7.pdf, diakses 3 Februari 2024.

https://jateng.kemenag.go.id/berita/guru-agama-katolik-adalah-pewarta-nilai-nilai-kerajaan-allah/, diakses pada tanggal 20 Maret 2024.

https://komkat-kwi.org/2018/03/02/p-octavianus-situngkir-ofmcap-guru-agama-katolik-pewarta-dan-pendidik/, diakses 26 Maret 2024.

https://www.vatican.va/content/pius-xi/en/encyclicals/documents/hf_p-xi_enc_31121929_divini-illius-magistri.html, diakses 15 Maret 2024.

Iryanto, A., & Ardijanto, D. B. K. “Pemahaman Guru Pendidikan Agama Katolik Tentang Tugas Misioner Gereja Dan Pelaksanaannya di SLTA Katolik Kota Madiun.” Dalam JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik.

Kleden, Bernad. Pendidikan dalam Ajaran Sosial Gereja. Yogyakarta: Kanisius, 2012.

Kompong, Priskila. “Pentingnya Guru Pak Mengajar dengan Kasih Berdasarkan 1 Korintus 13:4- 7- Implikasi Bagi Pertumbuhan Rohani Siswa.” Dalam Jurnal Teologi Injil dan Pendidikan Agama, Vol. 1 No. 2 April 2023.

Lias, Herman dan Dewantara, Agustinus Wisnu. “Spiritualitas Guru Agama Katolik Berdasarkan Gravissimum Educationis.” Dalam Jurnal Pendidikan Agama Katolik (JPAK), Vol. 22 No. 2, Oktober 2022.

Maryanto, Herman J.P. Guruku Matahariku. Jakarta: Penerbit Obor, 2017.

Meiza, C. (2016). Perbedaan Kebahagiaan Pada Guru Berstatus Pns Dan Honorer. Jurnal Ilmiah Psikologi Volume, 6(2).

Paulus VI. Anjuran Apostolik Evangelii Nuntiandi (Mewartakan Injil) (Seri Dokumentasi Gerejawi no. 6). Diterjemahkan oleh J. Hadiwikarta. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI, 2006.

Paulus VI. Gravissimum Educationis (Pernyataan Tentang Pendidikan Kristen). Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI Obor, 1993.

Paus Fransiskus, Surat Apostolik Amoris Laetitiae (Sukacita Kasih), diterjemahkan oleh F.X. Adisusanto SJ & Bernadeta Harini Tri Prasasti. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 48 Tahun 2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Priyanto,Yohanes Eko dan Utama, Cornelius Tri Widya Tjahja. “Perwujudan Panca Tugas Gereja dalam Kehidupan Sehari-hari Keluarga Kristiani di Stasi Hati Kudus Yesus, Sumber Sari.” Dalam Jurnal Pendidikan Agama Katolik, Vol. 18, No. 09 Oktober 2017.

Rausch, Angelika Bule (dkk.) “Partisipasi Orang Muda dalam Lima Panca Tugas Gereja di Stasi Santo Petrus Nelayan.” dalam Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, Vol. 1, No. 6 Juni 2021.

Rausch, Thomas P. Katolisisme: Teologi Bagi Kaum Awam. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

Saud, Udin Syaifuddin. Pengembangan Profesi Guru. Bandung: Alfabeta, 2009.

Setioka, I Wayan dan Parjono. “Kompetensi Pedagogik Guru Agama Katolik Sekolah Dasar di Kabupaten Bantul.” Dalam Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, Vol. 4, No 2, September 2016.

Suhartono, Suparlan. Menegakkan Pohon Pendidikan. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Suryosubroto. Manajemen Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta, 2004.

Suryowati Wang, Elfan Putra Laia, Jerni Hati Waruwu, “Panggilan Ilahi Berdasarkan Yeremia 1:5 dan Dampaknya pada Pengembangan Dedikasi Guru dalam Mengajar Peserta Didik” dalam Jurnal Excelsis Deo Vol. 7 No. 1 Juni 2023.

Telaumbanua, Marinus. Ilmu Kateketik: Hakekat Metode dan Peserta Katekese Gerejawi. Jakarta: Obor, 2005.

Usman, Husaini dan Setiady, Purnomo. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Yusuf, Syamsu. Program Bimbingan dan Konseling di sekolah. Bandung: Rizqi Press, 2009.

Downloads

Published

2026-10-29

Issue

Section

Articles