Kelayakan Investasi Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Mandiri Kabupaten Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.54367/agriust.v6i2.6642Keywords:
Desa Wisata, Hanjeli, Kelayakan InvestasiAbstract
Desa Wisata Hanjeli di Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu desa wisata yang dikembangkan berbasis komoditas lokal hanjeli. Pengembangan desa wisata tersebut memerlukan investasi yang relatif besar sehingga perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kelayakan investasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi Desa Wisata Hanjeli berdasarkan aspek finansial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), dan Payback Period (PP) berdasarkan arus kas periode 2026–2030 dengan tingkat diskonto 5,50%. Hasil penelitian menunjukkan NPV sebesar Rp254.255.146, IRR sebesar 16,93%, Net B/C sebesar 1,45, dan Payback Period selama 4 tahun 2 bulan. Seluruh indikator memenuhi kriteria kelayakan sehingga investasi dinyatakan layak secara finansial. Hal ini menunjukkan bahwa usaha desa wisata berbasis hanjeli memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan.Downloads
Published
2026-07-30
How to Cite
Nadiya Rahadatul Aisy, Endang Tri Astutiningsih, & Ashrul Tsani. (2026). Kelayakan Investasi Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Mandiri Kabupaten Sukabumi . Jurnal Agriust, 6(2). https://doi.org/10.54367/agriust.v6i2.6642
Issue
Section
Artikel
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Agriust

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








