PENERAPAN PRINSIP DESAIN DK.CHING PADA RUMAH BUBUNGAN TINGGI

Authors

  • Josephine Roosandriantini Universitas Katolik Darma Cendika
  • Ferdinard Hendra Setiawan Universitas Katolik Darma Cendika

DOI:

https://doi.org/10.54367/alur.v6i2.2409

Keywords:

Arsitektur, DK.Ching, desain rumah

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak keanekaragaman, hal ini membuat perbedaan dari satu tempat dengan tempat lainnya. Salah satu keanekaragaman yang terdapat di Indonesia terletak pada arsitektur yang tersebar di setiap tempat, baik secara nilai-nilai dari setiap budaya dan lingkungan sekitarnya. Perbedaan ini bisa terbentuk juga melakui bentuk denah, atap dan juga material yang digunakan, yang menjadi keunikan tersendiri dari setiap tempat. Sebuah bangunan tersusun dari elemen desain yang dibantu dengan prinsip-prinsip desain dalam menyusunnya menjadi sebuah bangunan yang unik. Prinsip desain DK.Ching merupakan salah satu pemikiran teori barat yang diterapkan dalam sebuah bangunan, sedangkan arsitektur nusantara juga sebagai sebuah bangunan. Apakah dalam wujud fisik arsitektur nusantara juga memiliki prinsip desain yang digunakan untuk menyatukan elemen desain tersebut? Obyek penelitian ini yaitu menggunakan rumah adat Bubungan Tinggi. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur terutama prinsip DK. Ching. Prinsip DK. Ching itu membantu membuat indikator untuk teknik analisa data, yaitu tatanan pola massa, bentuk dasar ruang dan organisasi ruang. Tujuan penelitian ini untuk dapat membuktikan bahwa bangunan rumah adat juga memiliki penerapan prinsip desain DK.Ching, sehingga tidak hanya bangunan modern saja yang memiliki prinsip desain. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa rumah Bubungan Tinggi memiliki penerapan prinsip desain dari elemen desain yang tersusun.

Author Biography

Ferdinard Hendra Setiawan, Universitas Katolik Darma Cendika

Prodi ArsitekturFakultas Teknik

References

Andreina, N. R. (2019). Penerapan Konsep Futuristic Pada Bangunan Terminal Bus Terpadu Cicaheum Bandung. Repository Tugas Akhir Prodi Arsitektur Itenas, 4(9).

Ching, F. D., & Hardani, H. W. (2000). Arsitektur: Bentuk, Ruang dan Tatanan.

Dahliani, D. Eksistensi Rumah Tradisional Banjar Sebagai Identitas Kawasan Bersejarah Di Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin (Banjar Traditional House Existence As Historical Region Identity In North Kuin-Banjarmasin). Modul, 14(1), 1-10.

Hakiki, M. S. (2021). SIMULASI PENERAPAN PERBENDAHARAAN DESAIN FRANCIS DK CHING MENGENAI WUJUD DASAR PADA DESAIN ARSITEKTUR RUMAH TINGGAL TIPE 36. ALUR: Jurnal Arsitektur, 11-23.

Kristiana, B. P., Yuliarso, H., & Daryanto, T. J. (2018). PENERAPAN OLAH MASSA BANGUNAN TERMINAL BANDAR UDARA TUNGGUL WULUNG DI KABUPATEN CILACAP. Senthong, 1(2).

Mentayani, I. (2009). Analisis Asal Mula Arsitektur Banjar Studi Kasus: Arsitektur Tradisional Rumah Bubungan Tinggi. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 10(1), pp-1.

Downloads

Published

2023-10-01

How to Cite

Roosandriantini, J., & Setiawan, F. H. (2023). PENERAPAN PRINSIP DESAIN DK.CHING PADA RUMAH BUBUNGAN TINGGI. ALUR : Jurnal Arsitektur, 6(2), 95–102. https://doi.org/10.54367/alur.v6i2.2409