Analisis Penilaian Pengguna dan Distributor Pestisida di Kecamatan Babussalam, Darul Hasanah dan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara
Keywords:
petani, gangguan kesehatan, dampak negatif, pestisida, pertanian berkelanjutanAbstract
Salah satu dampak negatif yang dapat terjadi akibat penggunaan pestisida dalam skala besar adalah gangguan kesehatan, terutama bagi petani penyemprot. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai pengetahuan dan persepsi petani serta pedagang pestisida di Kecamatan Babussalam, Darul Hasanah, dan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2025. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Aceh Tenggara, meliputi Kecamatan Ketambe, Babussalam, dan Darul Hasanah. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada tingginya tingkat aktivitas penggunaan pestisida di kecamatan-kecamatan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei deskriptif dengan menggunakan kuesioner terstruktur untuk memperoleh informasi dari sejumlah responden. Selain itu, pelatihan dan pembinaan bagi petani serta pedagang pestisida perlu terus ditingkatkan guna mendorong penggunaan dan peredaran pestisida yang lebih bijak dan aman, serta sejalan dengan prinsip pertanian berkelanjutan.References
Adiyoga, W., R. Sinung- Basuki., Y. Hilman dan B. K. Udiarto. (1999). Studi lini dasar pengembangan teknologi hama terpadu pada tanaman cabai di Jawa Barat. J. Hort. 9 (1):67- 83.
Afrianto, D. (2013). Pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan petani paprika di Desa Kumbo-Pasuruan terkait penggunaan alat pelindung diri (APD) dari bahaya pestisida. Skripsi. Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta.
Barathi, S., Sabapathi, N., Kandasamy, S., & Lee, J. (2024). Present status of insecticide impacts and eco-friendly approaches for remediation-a review. Environmental research, 240, 117432.
Damalas, C. A., Koutroubas, S. D., & Abdollahzadeh, G. (2019). Drivers of personal safety in agriculture: a case study with pesticide operators. Agriculture. 9 (2), 34.
Direktorat Pupuk dan Pestisida. (2020). Kumpulan Peraturan Pestisida 2020. Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian. Kementerian Pertanian. Jakarta.
Djojosumarto. 2008. Teknik Aplikasi Pestisida Pertanian. Kanisisus: Yogyakarta.
Faâ, H., & Nurfadillah, R. (2020). Pendidikan kesehatan tentang pemakaian alat pelindung diri dan bahaya pestisida di Desa Sigambir Kabupaten Brebes. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 45-60.
Laba, I. W. (2010). Analisis empiris penggunaan insektisida menuju pertanian berkelanjutan. Pengembangan Inovasi Pertanian, 3(2) : 120-137.
Mahyuni , E. L. (2015). Faktor risiko dalam penggunaan pestisida terhadap keluhan kesehatan pada petani di Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo 2014. Kesmas. 9 (1): 79-89.
Nurhayati. (2014). Analisi residu pestisida pada cabai merah besar dan cabai keriting di pasar swalayan Kota Makassar Tahun 2014. Skripsi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin. Makassar.
Ramut, A., & Anwar, K. (2025). Efektivitas persentase campuran dosis herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen terhadap pertumbuhan gulma di tanaman padi gogo. In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian. 6 (1) : 881-890.
Ramut, A., & Raja, M. (2025). Pertumbuhan tanaman padi gogo akibat pengendalian gulma dengan campuran dosis herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen. In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian. (6) (1): 891-897.
Ramut, A., Assauwab, M. H., Sumoharjo, D., Yassir, M., Pani, M., Maulia, E., & Untari, Y. (2025a). Weed Control by Different Doses Flumioxazin Herbicide in Soybean. SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science), 9(2), 138-145.
Ramut, A., Maulia, E., Sitinjak, L., Assauwab, M.H., Sumoharjo, D. (2025b). Korelasi antara penerapan pestisida serta panen sering, pemangkasan, sanitasi, pemupukan (pspsp) terhadap hasil dan pendapatan petani perkebunan rakyat kakao Aceh Tenggara. Agrosustain, 3(2), 67-74.
Ramut, A., Untari, Y., Ainun, C., Pratama, F., & Ardiansyah, A. (2025c). Pengelolaan gulma kedelai melalui varian dosis mulsa organik kirinyuh (Chromolaena odorata L) dan herbisida oxyfluorfen. Agrica, 18 (2) : 266-276.
Sabran, S. H., & Abas, A. (2021). Knowledge and awareness on the risks of pesticide use among farmers at Pulau Pinang, Malaysia. Sage Open, 11(4), 21582440211064894.
Sam, K. G., Andrade, H. H., Pradhan, L., Pradhan, A., Sones, S. J., Rao, P. G., & Sudhakar, C. (2008). Effectiveness of an educational program to promote pesticide safety among pesticide handlers of South India. International archives of occupational and environmental health, 81(6), 787-795.
Syarief, M., Rahmawati, D., & Fittryah, L. D. (2024). Efektivitas dan efisiensi drone sprayer untuk pengendalian gulma pada tanaman padi (Oryza sativa L). Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences, 8(1), 52-60.
Theresia, E. S., Alfiansyah, H., Ardikoesoema, N., Saputra, Y. A., & Gunandar, C. M. (2023). Instrumen pencegahan pencemaran lingkungan akibat pestisida. Journal of Character and Environment, 1(1) : 72-84.
Yuantari, M. C., Widiarnako, B., & Sunoko, H. R. 2013. Tingkat pengetahuan petani dalam menggunakan pestisida (studi kasus di Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan). In Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 27. 142-147
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lentina Sitinjak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


