Persepsi serta Perilaku Penanganan Pestisida oleh Petani dan Penjual Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara pada Kecamatan Bambel, Lawe Sigalagala dan Leuser

Authors

  • Badri Azli Universitas Gunung Leuser Aceh

Keywords:

bahan kimia pertanian, risiko lingkungan, distribusi sarana produksi, keselamatan kerja

Abstract

Bahan kimia pertanian digunakan dalam sistem produksi tanaman untuk mengendalikan hama dan penyakit. Dalam praktiknya, para pelaku yang terlibat dalam distribusi dan penggunaan bahan kimia tersebut memiliki peran penting dalam menentukan pola aplikasi di lapangan. Perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap risiko serta pengelolaan bahan kimia dapat memengaruhi keselamatan pengguna dan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip pengelolaan bahan kimia pertanian di kalangan pelaku usaha dan pengguna di wilayah Bambel, Lawe Sigala Gala, dan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara. Pendekatan deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan masih terbatasnya tingkat kesadaran responden terhadap aspek keselamatan kerja, praktik penyimpanan bahan kimia, serta dampak lingkungan jangka panjang, yang berpotensi meningkatkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan edukasi dan pengawasan guna mendorong pengelolaan bahan kimia pertanian yang lebih berkelanjutan

References

Environment Programme. (2025). Global framework on chemicals: For a pollution-free planet. [ https://www.unep.org/global-framework-chemicals ]. Diakses pada tanggal 14-01-2026.

Food and Agriculture Organization. (2025). Pest and Pesticide Management. [ https://www.fao.org/pest-and-pesticide-management/pesticide-risk-reduction/code-conduct/en/ ]. Diakses pada tanggal 14-01-2026.

Faidah, D. A., & Sunarno, J. M. (2017). Gambaran praktek pengelolaan pestisida pada petani kentang di Desa Kepakisan Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi), 1(1), 01-08.

Farid, A., Pratiwi, A., & Fitri, A. D. A. (2019). Hubungan Karakteristik Petani Terhadap Persepsi Penerapan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja) Pada Petani Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur. Sosiologi Pedesaan, 3, 152-158.

Fitriadi, B. R. (2016). Metode-metode pengurangan residu pestisida pada hasil pertanian. Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan.

Gusti, A., & Desnizar, I. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala neurotoksik akibat paparan pestisida pada petani sayuran di Kenagarian Alahan Panjang Kabupaten Solok. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 16(1), 17-21.

Jamin, F. S., Kamal, D. M., Auliani, R., Rusli, M., & Pramono, S. A. (2024). Penggunaan pestisida dalam pertanian: Resiko kesehatan dan alternatif ramah lingkungan. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4151-4159.

Kementerian Pertanian. (2020). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2020 tentang pendaftaran pestisida. [ https://jdih.pertanian.go.id/fp/detailperaturan/aturan/941 ].Diakses pada tanggal 15–01-2026.

Kementerian Pertanian. (2021). Pedoman Pengawasan Pupuk dan Pestisida 2021. [ https://psp.pertanian.go.id/pedoman/pedoman-pengawasan-pupuk-dan-pestisida-2021 ]. Diakses pada tanggal 15–01-2026.

Manalu, D. S. T. (2019). Hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan petani dengan penggunaan pestisida di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 14(1), 35-46.

Pranata, R. T. H., Budiarto, T., Basar, F. M., Bachtiar, W., Astuti, V. F., Sartika, I., & Suwanda, B. S. (2024). Sekolah tangguh pangan dan pertanian: edukasi pertanian terpadu dan keamanan pangan di sekolah semai Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(7), 1093-1102.

Ramut, A., Untari, Y., Sitinjak, L., Sumoharjo, D., & Nasrullah, N. (2023). Karakteristik hasil tanaman kedelai akibat variasi dosis herbisida oxyfluorfen. Agrosustain. 1 (2) : 45-49.

Ramut, A., Assauwab, M. H., Sumoharjo, D., Yassir, M., Pani, M., Maulia, E., & Untari, Y. (2025a). Weed Control by Different Doses Flumioxazin Herbicide in Soybean. SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science), 9(2), 138-145.

Ramut, A., Maulia, E., Sitinjak, L., Assauwab, M.H., Sumoharjo, D. (2025b). Korelasi antara penerapan pestisida serta panen sering, pemangkasan, sanitasi, pemupukan (pspsp) terhadap hasil dan pendapatan petani perkebunan rakyat kakao Aceh Tenggara. Agrosustain, 3(2), 67-74.

Ramut, A., Untari, Y., Ainun, C., Pratama, F., & Ardiansyah, A. (2025c). Pengelolaan gulma kedelai melalui varian dosis mulsa organik kirinyuh (Chromolaena odorata L) dan herbisida oxyfluorfen. Agrica, 18 (2) : 266-276.

Roessali, W., & Nurfadillah, S. (2024). Analisis Kesediaan, Komparasi Pendapatan dan Faktor-Faktor yang mempengaruhi Petani Pengguna Combine Harvester dan Konvensional di Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 22(1), 1-16.

Suryani, D., Pratamasari, R., Suyitno, S., & Maretalinia, M. (2020). Perilaku petani padi dalam penggunaan pestisida di desa mandalahurip kecamatan jatiwaras kabupaten tasikmalaya. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 095-103.

Wafan, A., & Atmaja, D. S. (2025). Implementasi harga eceran tertinggi dalam praktik perdagangan antar penjual dan pembeli. Jurnal Keuangan dan Manajemen Terapan, 6(2).

World Health Organization. (2020). The World Health Organization recommended classification of pesticides by hazard and guidelines to classification. [ https://www.who.int/publications/i/item/9789240005662 ]. Diakses pada tanggal 14-01-2026.

World Health Organization. (2022). Public health impact of pesticides used in agriculture. [ https://iris.who.int/items/ce595d12-7656-4654-9150-42b834c384cd ]. Diakses pada tanggal 14-01-2026

Downloads

Published

2026-02-16