PENGARUH LATIHAN PUKULAN BERULANG TERHADAP KECEPATAN SERANGAN PESILAT PEMULA

Authors

  • William Filipus Universitas Quality Berastagi
  • Deasyi Natalia Sitepu Universitas Quality Berastagi
  • Axcel Hernandes Sitepu Universitas Quality Berastagi
  • Milkha Agatha Br Purba Universitas Quality Berastagi

Keywords:

Latihan, Latihan, Pukulan Berulang, Silat., silat

Abstract

Pencak silat merupakan olahraga bela diri yang tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya bangsa, tetapi juga sebagai sarana pembinaan fisik, mental, dan karakter peserta didik. Salah satu komponen penting dalam pencak silat adalah kecepatan serangan, karena kemampuan menyerang dengan cepat dan tepat sangat menentukan efektivitas dalam pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan pukulan berulang terhadap peningkatan kecepatan serangan pesilat pemula yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di SMP Swasta Santa Maria Kabanjahe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, melalui desain pre-test dan post-test satu kelompok. Subjek penelitian diberikan perlakuan berupa latihan pukulan berulang yang terstruktur selama enam minggu, dengan memperhatikan prinsip spesifisitas, progresivitas, dan konsistensi latihan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kecepatan serangan menggunakan stopwatch digital serta observasi selama proses latihan. Data dianalisis menggunakan uji beda berpasangan (t-test) untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan pukulan berulang terhadap peningkatan kecepatan serangan pesilat pemula. Rata-rata waktu pukulan menurun dari 1,39 detik pada pre-test menjadi 1,19 detik pada post-test, disertai penurunan standar deviasi dari 0,10 menjadi 0,065, yang menandakan peningkatan kecepatan sekaligus konsistensi gerak. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan pukulan berulang mampu memperkuat koordinasi neuromuskular dan pembelajaran motorik peserta. Faktor pendukung utama dalam keberhasilan latihan meliputi motivasi peserta, pengawasan pelatih, dan frekuensi latihan yang memadai, sedangkan faktor penghambat seperti kelelahan fisik dan keterbatasan fasilitas tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil akhir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan pukulan berulang efektif digunakan sebagai metode pembinaan untuk meningkatkan kecepatan serangan pesilat pemula, serta dapat dijadikan dasar bagi pelatih dan guru pendidikan jasmani dalam merancang program latihan pencak silat yang lebih terarah dan berbasis bukti ilmiah.    

References

Ahmadi, N. (2007). Panduan Olahraga Pencak Silat. Surakarta: UNS Press.

Bompa, T. O. , & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and Methodology of Training (6th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Harsono. (2018). Coaching dan Aspek-aspek Psikologis dalam Coaching. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Irawan, M. (2016). Metodologi Latihan Olahraga. Yogyakarta: Deepublish.

Kemenpora RI. (2020). Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Pencak Silat Nasional. Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Rahmat, A. (2021). Pengaruh Latihan Berulang terhadap Peningkatan Kecepatan Reaksi dalam Olahraga Bela Diri. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(2), 155–162.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Intrinsic Motivation and Self-Determination in Human Behavior. New York: Springer.

Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Santrock, J. W. (2020). Educational Psychology (7th ed.). New York: McGraw-Hill

Education.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-02-05

How to Cite

Filipus, W. ., Sitepu, D. N. ., Sitepu, A. H. ., & Purba, M. A. B. . (2026). PENGARUH LATIHAN PUKULAN BERULANG TERHADAP KECEPATAN SERANGAN PESILAT PEMULA. Jurnal Ilmiah Aquinas, 9(1), 66–73. Retrieved from https://ejournal.ust.ac.id/index.php/Aquinas/article/view/5951