Rekonstruksi Pendidikan Humanistik Berbasis Eksistensialisme di Era Kecerdasan Buatan: Implikasi terhadap Desain Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka
Keywords:
eksistensialisme, pendidikan humanistik, kecerdasan buatan, Kurikulum Merdeka, desain pembelajaranAbstract
endidikan abad ke-21 menghadapi tantangan baru yang belum pernah ada sebelumnya: teknologi kecerdasan buatan (AI) berkembang sangat pesat sehingga peserta didik kini dapat memperoleh informasi dan jawaban secara instan tanpa perlu berpikir mendalam. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa pendidikan akan kehilangan dimensi kemanusiaannya yang paling penting, yaitu kemampuan manusia untuk merefleksikan diri, membuat pilihan, dan menemukan makna dalam hidupnya. Artikel ini bertujuan mengkaji relevansi filsafat eksistensialisme sebagai landasan untuk membangun kembali pendidikan yang lebih humanistik di era AI, serta merumuskan implikasinya secara praktis terhadap desain pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan analisis konseptual terhadap karya-karya utama tokoh eksistensialisme dan dokumen kebijakan pendidikan nasional maupun internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip utama eksistensialisme, yaitu kebebasan, pilihan, tanggung jawab, dan pencarian makna, sejalan secara filosofis dengan semangat Merdeka Belajar. Rekonstruksi desain pembelajaran yang diusulkan mencakup tiga hal utama: (1) pembelajaran berbasis refleksi diri, proyek individual, dan presentasi topik pilihan peserta didik, (2) perubahan peran guru menjadi pembimbing yang mendampingi secara personal, serta (3) penilaian yang tidak hanya mengukur hasil akademik, tetapi juga perkembangan kesadaran diri peserta didik. Artikel ini memberikan kontribusi berupa kerangka konseptual pendidikan humanistik yang relevan dengan kebijakan pendidikan Indonesia saat ini.References
Biesta, G. (2020). Risking ourselves in education: Qualification, socialization, and subjectification revisited. Educational Theory, 70(1), 89–104. https://doi.org/10.1111/edth.12411
Flynn, T. (2006). Existentialism: A very short introduction. Oxford University Press.
Frankl, V. E. (2006). Man's search for meaning. Beacon Press.
Freire, P. (2005). Pedagogy of the oppressed (30th anniversary ed.). Continuum. (Karya asli diterbitkan 1970)
Gadamer, H. G. (2004). Truth and method (2nd rev. ed.; J. Weinsheimer & D. G. Marshall, Trans.). Continuum. (Karya asli diterbitkan 1960)
Greene, M. (1988). The dialectic of freedom. Teachers College Press.
Heidegger, M. (1962). Being and time (J. Macquarrie & E. Robinson, Trans.). Harper & Row. (Karya asli diterbitkan 1927)
Holec, H. (1981). Autonomy and foreign language learning. Pergamon Press.
Jaspers, K. (1951). Way to wisdom: An introduction to philosophy. Yale University Press.
Kierkegaard, S. (1985). Fear and trembling (A. Hannay, Trans.). Penguin Books. (Karya asli diterbitkan 1843)
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.
Maslow, A. H. (1970). Motivation and personality (2nd ed.). Harper & Row.
Noddings, N. (2016). Philosophy of education (4th ed.). Routledge.
OECD. (2019). OECD learning compass 2030: A series of concept notes. OECD Publishing.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Risko, E. F., & Gilbert, S. J. (2016). Cognitive offloading. Trends in Cognitive Sciences, 20(9), 676–688. https://doi.org/10.1016/j.tics.2016.07.002
Rogers, C. R. (1969). Freedom to learn. Charles E. Merrill Publishing Company.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.
Sartre, J. P. (2007). Existentialism is a humanism (C. Macomber, Trans.). Yale University Press. (Karya asli diterbitkan 1946)
Tomlinson, C. A. (2000). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners. ASCD.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000379707
World Economic Forum. (2023). The future of jobs report 2023. World Economic Forum. https://www.weforum.org/reports/the-future-of-jobs-report-2023
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.









