Cartesius : Jurnal Pendidikan Matematika https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS <p>Jurnal Cartesius merupakan wadah informasi yang berisi artikel ilmiah penelitian, studi literatur, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan penelitian lainnya di bidang matematika dan pendidikan matematika. Jurnal Cartesius diterbitkan dua kali dalam satu tahun, Januari-Juni dan Agustus hingga Desember, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Thomas Medan</p> Unika Santo Thomas Medan en-US Cartesius : Jurnal Pendidikan Matematika 2623-2251 ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL IDENTITAS TRIGONOMETRI BERDASARKAN TEORI NEWMAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6437 <h1>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal identitas trigonometri berdasarkan teori Newman ditinjau dari kemampuan awal matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 14 mahasiswa semester III Program Studi Tadris Matematika. Subjek utama penelitian dipilih secara purposive sebanyak enam mahasiswa yang mewakili kategori kemampuan awal matematika tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan awal matematika, tes identitas trigonometri, dan pedoman wawancara. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan awal rendah mengalami kesalahan pada hampir seluruh tahapan Newman, terutama pada tahap <em>reading</em> dan <em>comprehension</em>. Mahasiswa dengan kemampuan awal sedang dominan melakukan kesalahan pada tahap <em>transformation</em> dan <em>process skills</em>, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan awal tinggi masih ditemukan melakukan kesalahan pada tahap <em>encoding</em> akibat kurang teliti dalam menuliskan jawaban akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal matematika berpengaruh terhadap proses penyelesaian soal identitas trigonometri mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan konsep dasar, latihan soal secara bertahap, dan pembiasaan verifikasi jawaban untuk meminimalkan kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal identitas trigonometri.</h1> <h1>Kata Kunci: analisis kesalahan Newman; identitas trigonometri; kemampuan awal matematika; mahasiswa; trigonometri.</h1> Maila Sari Mesi Oktafia Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 34 41 10.54367/cartesius.v9i1.6437 The Factors Influencing Indonesian Students' Interest in Mathematics Learning in the Age of Artificial Intelligence https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6460 <p>Mathematics remains one of the subjects that many Indonesian students find it difficult, which often reduces their interest and motivation to learn. At the same time, the increasing use of Artificial Intelligence (AI) has introduced new opportunities for students to access mathematics learning through AI-based tools. Therefore, this study aims to explore the factors influencing Indonesian students’ interest in learning mathematics in the age of Artificial Intelligence. This study employed a qualitative descriptive approach. Semi-structured interviews were conducted with five Indonesian students who had experience using AI tools in mathematics learning. The interview data were transcribed, analyzed, and categorized into themes. To ensure the trustworthiness of the findings, member checking was conducted with all participants. The findings revealed that students’ interest in mathematics is influenced by both internal and external factors. Internal factors include motivation, confidence development, mindset, and perceptions of mathematics difficulty, while external factors include AI-based learning tools, teacher guidance, and learning environment. The findings also showed that AI contributes positively to mathematics learning by reducing fear of difficult topics, improving understanding through step by step explanations, and increasing learning motivation. However, over dependence on AI may reduce independent thinking and problem-solving skills. Therefore, AI should be used as a supportive learning tool with teacher guidance to encourage meaningful mathematics learning.</p> Muhamad Fachri Adrinanda Zidni Ma'ruf Thatia Ratih Pambudi Al Aziz Muharam Saleh Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 1 9 Analisis Penggunaan Aplikasi GeoGebra Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep dan Penalaran Matematis Mahasiswa Pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Geometri https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6499 <p><strong>Abstrak</strong>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan penalaran matematis mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran berbantuan GeoGebra pada mata kuliah Dasar-Dasar Geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 18 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Nias yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang disusun berdasarkan indikator pemahaman konsep dan penalaran matematis, kemudian diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran berbantuan <em>GeoGebra.</em> Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Sample t-Test, dan N-Gain Score dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman konsep meningkat dari 43,39 menjadi 78,06 dengan nilai N-Gain sebesar 0,3423 yang termasuk kategori sedang. Rata-rata kemampuan penalaran matematis meningkat dari 36,94 menjadi 77,39 dengan nilai N-Gain sebesar 0,4008&nbsp; yang juga termasuk kategori sedang. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar &lt;0,001 pada kedua variabel, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan pemahaman konsep dan penalaran matematis mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran berbantuan GeoGebra pada mata kuliah Dasar-Dasar Geometri.</p> raymand_ferdinand mendrofa Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 17 24 Analisis Sikap dan Persepsi Siswa dalam Pembelajaran Matematika Kelas VIII di SMP N 15 Kota Jambi https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6521 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam sikap dan persepsi siswa kelas VIII di SMP N 15 Kota Jambi terhadap pembelajaran matematika. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi fenomena afektif siswa dalam latar alami kelas. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang memuat 20 butir pernyataan kuesioner dan diisi oleh 26 siswa, didukung dengan data observasi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keseluruhan persepsi siswa berada pada kategori Baik (77,31%). Secara rinci, aspek persepsi kognitif dan efikasi diri menduduki capaian tertinggi (80,77%), disusul oleh aspek sikap afektif dan perilaku (77,23%), sementara aspek motivasi dan kemandirian belajar berada pada posisi terendah meskipun tetap berkategori baik (73,94%). Berdasarkan total distribusi instrumen, respons didominasi oleh pilihan Setuju (33,59%) dan Sangat Setuju (24,13%). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun siswa memiliki tantangan kognitif dalam materi abstrak, mereka memiliki keyakinan diri yang kuat dan kecemasan matematis yang terkendali. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya guru dalam mengadopsi model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa untuk mendongkrak motivasi internal serta kemandirian belajar mandiri.</p> <p><strong>Kata Kunci: Sikap Siswa, Persepsi Matematika, Efikasi Diri, Pembelajaran Matematika.</strong></p> Kholifatul Malika Auli Intan Nisa Zeni Mayanti Novferma Wardi Syafmen Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 10 17 PENGARUH PENGGUNAAN QUIZIZZ TERHADAP MINAT BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 HILIDUHO https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6526 Finis Riang Hia Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 87 92 ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6527 <table width="593"> <tbody> <tr> <td width="387"> <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir komputasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi persamaan garis lurus ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif eksploratif melibatkan empat siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Hiliduho (dua FI dan dua FD) yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian meliputi Group Embedded Figures Test (GEFT), tes HOTS, dan wawancara semi-terstruktur. Data analisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (kondensasi, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan keabsahan melalui triangulasi teknik. Hasil menunjukkan siswa FI mampu memenuhi seluruh indikator berpikir komputasi (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma) secara lengkap dan sistematis. Sementara siswa FD hanya memenuhi indikator dekomposisi dan pengenalan pola, namun mengalami kesulitan pada tahap abstraksi dan penyusunan algoritma. Gaya kognitif berpengaruh terhadap kemampuan berpikir komputasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS. Implikasi praktis: diperlukan scaffolding khusus untuk siswa FD dalam mengenali pola, melakukan abstraksi, dan menyusun algoritma penyelesaian masalah matematika.</p> </td> </tr> </tbody> </table> Meber Niat Jestika Waruwu Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 Analisis Deskriptif Kuanitatif Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VII Di Lingkungan Pondok Pesantren https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6530 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara nyata tingkat minat belajar matematika siswa kelas VII di lingkungan pondok pesantren,&nbsp;Stigma mengenai rendahnya minat belajar matematika sering kali diperparah ketika dihadapkan pada lingkungan pondok pesantren, di mana santri harus membagi fokus antara jadwal akademis yang padat dan aktivitas keagamaan yang ketat. Minat belajar merupakan faktor pentingl yang menentukan keberhasilan akademik dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara nyata tingkat minat belajar matematika siswa kelas VII di lingkungan pondok pesantren sekaligus menguji asumsi negatif tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 31 siswa kelas VII Pondok Pesantren As’ad sebagai subjek penelitian melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan secara langsung menggunakan instrumen non-tes berupa angket minat belajar matematika berskala Likert yang terdiri dari 30 butir pernyataan. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif berupa rata-rata, persentase, dan distribusi kategori berbantuan software Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan temuan yang positif, di mana rata-rata persentase minat belajar matematika siswa secara klasikal mencapai 71,75% (skor rata-rata 86,10) yang masuk dalam kategori Tinggi. Secara rinci, sebaran data menunjukkan 3,23% siswa berada pada kategori sangat tinggi, 45,16% pada kategori tinggi, 48,39% pada kategori sedang, dan 3,23% pada kategori rendah. Temuan ini membuktikan bahwa sistem pendidikan pesantren yang disiplin dan terstruktur tidak menghambat akademis, melainkan justru berpotensi besar mendukung terbentuknya minat belajar matematika yang kuat pada fase remaja awal. Implikasi penelitian ini menyarankan pentingnya bagi guru matematika di pesantren untuk mempertahankan pembelajaran yang menarik dan adaptif guna mengantisipasi kejenuhan santri di tengah padatnya aktivitas asrama.</p> sinti Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 Pengaruh AI Terbimbing terhadap Berpikir Komputasi Matematis Mahasiswa pada Materi Fungsi https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6544 <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Artificial Intelligence (AI) Terbimbing terhadap kemampuan berpikir komputasi matematis mahasiswa semester II pada materi fungsi. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 18 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 9 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes uraian pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Shapiro-Wilk, uji Levene, Independent Samples t-Test/Welch, N-Gain, dan effect size. Hasil menunjukkan rata-rata posttest kelompok AI Terbimbing sebesar 90,33, lebih tinggi daripada kelompok konvensional sebesar 60,78. N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,827 berada pada kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,385 berada pada kategori sedang. Uji Welch menghasilkan Sig. (2-tailed) = 0,000 &lt; 0,05 dan Cohen’s d sebesar 5,157. Dengan demikian, AI Terbimbing berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasi matematis mahasiswa pada materi fungsi.</p> nikotema zai Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 107 113 VALIDITY TEST OF SEVENTH-GRADE DAILY TEST ITEMS MTsN 1 PASAMAN https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6578 <p>This study aims to determine the validity level of daily test questions for seventh-grade students MTsN 1 Pasaman, in order to find out whether the questions used are appropriate and reliable for measuring students' abilities. Question validity is an important aspect to analyze because invalid questions can produce data that does not accurately reflect students' actual abilities. The method used in this study is descriptive quantitative, analyzing data from the daily test results of seventh-grade students MTsN 1 Pasaman. The obtained data were then processed using a validity test to determine the accuracy of each item in measuring what it is intended to measure. The results show that among the tested questions, all items were found to be valid, with calculated correlation coefficient (r) values greater than the table r-value at a 5% significance level. The valid questions showed a strong and significant correlation between item scores and total scores. Based on this analysis, it can be concluded that the daily test items used have met the validity requirements, indicating that the evaluation instrument is reliable for accurately measuring students' abilities. Teachers are nevertheless encouraged to continue conducting regular item analysis to maintain the consistency of instrument quality.</p> <p>&nbsp;</p> Chelsy Naila Friska Anna Cesaria Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 100 106 Peran Orang Tua dalam Mendukung Proses Belajar Matematka pada Anak Sekolah Dasar https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6591 <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji peran orang tua dalam mendukung proses belajar matematika anak Sekolah Dasar dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil analisis berbagai literatur menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran krusial sebagai pendidik pertama di rumah melalui pendampingan belajar, integrasi matematika dalam kehidupan sehari-hari, pemberian motivasi, dan penggunaan alat peraga konkret. Keterlibatan aktif orang tua terbukti meningkatkan prestasi matematika, mengurangi kecemasan belajar, serta membentuk sikap positif siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Kerja sama yang harmonis antara orang tua dan sekolah menjadi faktor penentu keberhasilan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan bagi orang tua agar dapat mendampingi anak secara lebih efektif.</p> Alia Candra Dewi Kasanti Nisa Rahmawati Akhmad Faisal Hidayat Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 93 99 Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran Matematika https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6617 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik dalam proses pembelajaran matemaika. Pemahaman konsep merupakan landasan penting agar peserta didik tidak sekedar menghafal rumus, melainkan mampu mengaplikasikan konsep tersebut dalam pemecahan masalah di kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus (deskriptif). Data dikumpulkan menggunakan angket (kuesioner) yang memuat 25 jenis pertanyaan &nbsp;serta dokumentasi pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di Sekolah SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika pada kategori cukup baik. Peserta didik mampu memahami konsep yang dijelaskan guru, menerapkan konsep dalam penyelesaian soal, serta menghubungkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari. Namun demikian, masih ditemukan beberapa hambatan berupa kecemasan belajar matematika, kesulitan dalam menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan objek berdasarkan terpenuhi atau tidaknya persyaratan yang membentuk konsep tersebut, serta mengaitkan berbagai konsep matematika. Untuk mengatasi tantangan ini strategi yang dikembangkan meliputi pembelajaran aktif berbasis masalah (kontekstual) serta pemanfaatan media pembelajaran yang konkret. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pemahaman konsep sejak dini sangat krusial untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik dalam situasi pembelajaran formal.</p> Syarifah Khairunisa Stefanny Anjelika Alfanov Kristian Novferma Husni Sabil Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 25 33 Profil Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dalam Menyelesaikan Masalah Aljabar di SMP Negeri 7 Muaro Jambi https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6618 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur, mengidentifikasi, danmendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMPNegeri 7 Muaro Jambi dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi aljabar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metodedeskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas VII yang dipilihmenggunakan teknik purposive sampling, kemudian dikelompokkan ke dalam kategori tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen Tes Kemampuan Berpikir Kritis Matematis (TKBKM) berbentuk empat butir soal uraian terbuka (open-ended) yang dikombinasikan dengan wawancara klinis serta triangulasi teknik. Analisis kemampuan berpikir kritis didasarkan pada empat dimensi operasional, yaitu klarifikasi, asesmen, inferensi, dan strategi. Hasil penelitian menunjukkanbahwa terdapat variasi kemampuan berpikir kritis yang signifikan di antara siswa. Siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh dimensi berpikir kritis dengan argumen yang logis dan presisi. Siswa berkemampuansedang memiliki kemampuan analisis argumen kesalahan (asesmen) danpenarikan kesimpulan pola linier (inferensi) yang matang, namun rentan terhadap kecerobohan prosedural aljabar formal serta lemah dalam strategi pemecahan masalah optimasi. Sementara itu, siswa berkemampuan rendah hanya mampu menguasai indikator awal berupa klarifikasi informasi secara terbatas, namun gagal dalam melakukan generalisasi rumus maupun evaluasi matematis.</p> Raden Roro Yuanita Hana Safira Vijatmiko Suci Gusnita Anjani Asiddah Azka Mukhtar Muhammad Hadi Afendi Novferma Husni Sabil Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 73 86 ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SOAL CERITA BERDASARKAN PERSEPSI SISWA DI SMP NEGERI 7 MUARO JAMBI https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6621 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika pada penyelesaian soal cerita berdasarkan persepsi siswa kelas VII C SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sumber informan sebanyak 29 siswa yang berasal dari kelas VII C. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2026 dengan menggunakan instrumen angket dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan berbagai bentuk kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami berbagai hambatan, terutama dalam memahami maksud soal, mengidentifikasi informasi yang diketahui dan ditanyakan, menerjemahkan permasalahan ke dalam model matematika, serta menentukan langkah penyelesaian yang tepat. Selain itu, beberapa siswa juga mengalami kesulitan dalam melakukan operasi hitung dan menarik kesimpulan dari hasil yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan memahami bahasa dalam soal cerita dan kemampuan menghubungkan konsep matematika dengan situasi kontekstual masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual agar siswa dapat memahami soal cerita dengan lebih baik serta meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika.</p> <p>&nbsp;</p> M vicky febrian Ismi Fitriyani Somanimbil Nathanael Lumban Raja Novferma Husni Sabil Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 9 1 67 72