Cartesius : Jurnal Pendidikan Matematika
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS
<p>Jurnal Cartesius merupakan wadah informasi yang berisi artikel ilmiah penelitian, studi literatur, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan penelitian lainnya di bidang matematika dan pendidikan matematika. Jurnal Cartesius diterbitkan dua kali dalam satu tahun, Januari-Juni dan Agustus hingga Desember, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Thomas Medan</p>en-US[email protected] (Sinta Dameria Simanjuntak)[email protected] (Ribka Khairani Sembiring)Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100OJS 3.2.1.4http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KNISLEY BERBANTUAN EDUCAPLAY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5120
<p><em>This study aims to determine whether the application of the Knisley learning model assisted by Educaplay can improve the critical mathematical thinking skills of seventh-grade students at SMP Budi Murni 3 Medan. This study used the Classroom Action Research (CAR) method. The research procedure was in the form of cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were students of class VII-B SMP Budi Murni 3 Medan, and the object of the research was critical thinking ability. Data collection techniques were through observation and tests. Data collection used instruments in the form of teacher observation sheets and student observation sheets, while to determine students’ critical mathematical thinking skills, tests were used. The results of the study showed that the use of the Knisley learning model assisted by Educaplay could improve students’ critical mathematical thinking skills in data presentation material. From the initial average score of 41.33, the average score of critical mathematical thinking skills in Cycle I was 59.83, and the average score in Cycle II was 81.66. The average score of student activity in Cycle I was 73% and 57%, while in Cycle II it was 86% and 82%. Thus, the Knisley learning model assisted by Educaplay was effective in improving students’ critical mathematical thinking skills and learning activities in the classroom.</em></p>Celine Dwi Stephani Purba, Frida Marta Argareta Simorangkir, Israil Sitepu , Sondang Noverica
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5120Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN QUIZIZZ TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6101
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan pemahaman konsep siswa yang masih rendah dan kurangnya variasi model pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Akibatnya, ada kebutuhan peningkatan pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran matematika. Solusi yang dapat ditawarkan adalah pelaksanaan model pembelajaran kontekstual berbantuan <em>Quizizz </em>terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode kuasieksperimen. Teknik pengumpulan data meliputi instrumen tes. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Budi Murni 1 Medan dengan populasi seluruh siswa kelas VIII dan sampel kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai rata-rata kemamapuan pemahaman konsep matematis siswa dikelas eksperimen sebesar 80,41 sedangkan skor nilai rata-rata kemamapuan pemahaman konsep matematis siswa dikelas kontrol sebesar dengan nilai 70,97. Selisih nilai rata-rata kemamapuan pemahaman konsep matematis siswa dikelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 9,44. Dari hasil uji <em>Paired Samples test </em>diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> = 3,357 dan t<sub>tabel</sub> =2,045 hal ini berarti t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> atau 3,357 > 2,045; berarti H<sub>a</sub> diterima dan H<sub>0</sub> ditolak yang artinya adanya pengaruh model pembelajaran kontekstual berbantuan Quizizz terhadap kemamapuan pemahaman konsep matematis siswa, dan hasil dari uji <em>Independent Samples Tes </em>diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> = 2,294 dan t<sub>tabel</sub> = 1,671 hal ini berarti t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> atau 2,294 > 1,671; berarti H<sub>a</sub> diterima dan H<sub>0</sub> ditolak artinya model pembelajaran kontekstual berbantuan <em>Quizizz </em>terhadap kemamapuan pemahaman konsep matematis siswa lebih baik dari pada pembelajaran konvensional</p>Apri Andi Nata Sembiring, Imelda Sihombing, Israil Sitepu, Sondang Noverica
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/6101Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISKURSUS MULTI RESPRESENTASI (DMR) BERBANTUAN QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5136
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Diskursus Multi Representasi (DMR) berbantuan media digital Quizizz. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII-2 SMP Budi Murni 3 Medan tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas siswa dan guru, tes kemampuan penalaran matematis, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan penalaran matematis siswa. Pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 56,25%, kemudian meningkat menjadi 81,25% pada siklus II. Peningkatan ini selaras dengan meningkatnya aktivitas belajar siswa dan keterlaksanaan pembelajaran oleh guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa model DMR berbantuan Quizizz mampu memfasilitasi pemahaman siswa melalui representasi verbal, visual, simbolik, dan kontekstual yang saling terintegrasi, serta mendorong interaksi aktif selama proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran DMR berbantuan Quizizz efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa SMP.</p>Martina Zebua, Frida Marta Argareta Simorangkir, Ribka Kariani Sembiring, Israil Sitepu, Friska Ledina Situngkir
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5136Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMA SANTO PETRUS
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5122
<p>This study aims to improve the mathematical communication skills of class X students on SPtLDV material through the application of problem pose learning model assisted by interactive learning videos at SMA Santo Petrus Medan. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method which is implemented in two cycles, each consisting of two meetings. The object of this study is to improve the mathematical communication skills of class X students on SPtLDV material by applying the problem positioning learning model. Before the action is carried out, a pre-test is given, the results of the initial test of students' mathematical communication skills show that the class average is 50 with 11 students (31%) who achieve the minimum completeness criteria. The results of the cycle I student mathematical communication skills test show that the class average value increases by 50 to 66 with an increase in the number of students who achieve the minimum completeness criteria by 11 students to 15 students (42%). The results of the second cycle of student communication ability tests showed that the average class score increased by 60 to 83 with an increase in the number of students achieving the minimum completion criteria of 15 students to 29 students (81%). Based on the results of the research obtained, the application of the problem posing learning model can improve the mathematical communication skills of class X students at SMA Santo Petrus.</p>Charmelita Saragi, Imelda Sihombing, Sinta Dameria Simanjuntak, Friska Ledina Situngkir
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5122Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA PENDOPO KERATON SELAGANGGA CIAMIS
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5294
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep-konsep matematis dan kajian semiotika pada Pendopo Keraton Selagangga Ciamis secara eksploratif menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data yang diperoleh merupakan hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan kepada sumber ahli yaitu kuraton sebagai narasumber utama di Kompleks Keraton Selagangga Ciamis. Instrumen yang digunakan terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama; pedoman observasi; pedoman wawancara tidak terstruktur; serta dokumentasi berupa catatan, foto, dan buku. Teknik analisis data menggunakan model analisis data Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) konsep-konsep matematis yang terdapat pada Pendopo Keraton Selagangga Ciamis meliputi operasi penjumlahan bilangan cacah, garis, bangun datar (segitiga, persegi panjang, dan trapesium), bangun ruang sisi datar (prisma dan limas), dan transformasi geometri (refleksi), serta (2) kajian semiotika dengan tanda-tanda berupa ikon, indeks, dan simbol terdapat pada bagian-bagian Pendopo Keraton Selagangga.</p>Yusuf Tejakusumah, Depi Setialesmana, Ike Natalliasari
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5294Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100KESULITAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI KOORDINAT KARTESIUS DAN FAKTOR PENYEBABNYA
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5844
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi siswa dalam kemampuan pemahaman matematis terkait materi koordinat kartesius serta faktor-faktor penyebabnya. Pemahaman matematis merupakan kemampuan peserta didik terhadap konsep, prinsip, prosedur, dan kemampuan peserta didik menggunakan strategi penyelesaian terhadap suatu masalah yang disajikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 26 siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kota Tasikmalaya. Hasil diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara, lalu dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa menghadapi kesulitan: (1) dalam membedakan absis dan ordinat; (2) dalam memetakan posisi titik koordinat pada bidang kartesius; (3) menghitung jarak antar titik pada bidang kartesius. faktor penyebabnya antara lain ketidak tahuan siswa dalam menentukan sumbu yang digunakan sebagai acuan penentuan posisi titik, ketidakmampuan siswa dalam menginterpretasikan/ memahami soal yang diberikan, serta kurangnya pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi prasyarat belajar koordinat kartesius. Penelitian ini menyoroti pentingnya penguatan konsep, penggunaan media, benda nyata, dan pelatihan kemampuan pemahaman matematis.</p>Heber Ferdinand Nahampun, Redi Hermanto, Sukirwan
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5844Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK BERBANTUAN QUIZIZZ
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5123
<p><em>This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on the critical thinking skills of eighth-grade students at SMP Budi Murni 3 Medan. The research employed a quasi-experimental design with two groups: an experimental class and a control class. The sample consisted of two classes, namely VIII-3 as the experimental group and VIII-1 as the control group, each comprising 30 students. A pretest was administered before the treatment to assess the students' initial critical thinking abilities. The results showed that students’ initial critical thinking skills were low, with both classes having normally distributed and homogeneous data. The experimental group received instruction using the CTL model, while the control group followed a conventional learning approach. Each group underwent two learning sessions. During the learning process, the researcher also utilized the digital evaluation platform Quizizz to enhance student motivation and engagement. After the treatment, a posttest was given to both groups using the same set of questions. Data analysis showed that the experimental group had a higher average score of 74.167 with a standard deviation of 20.004, compared to the control group's average score of 59.667 with a standard deviation of 15.553. Therefore, it can be concluded that the implementation of the CTL model, along with the use of Quizizz, has a positive effect on students' critical thinking skills.</em></p>Nia Sinuhaji, Ribka Kariani Sembiring, Sinta Dameria Simanjuntak
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://ejournal.ust.ac.id/index.php/CARTESIUS/article/view/5123Rab, 31 Des 2025 00:00:00 +0100