PARTISIPASI TAREKAT RELIGIUS DALAM AKTIVITAS PASTORAL KEUSKUPAN: REFLEKSI YURIDIS-PASTORAL ATAS KANON 678 KITAB HUKUM KANONIK 1983
DOI:
https://doi.org/10.54367/jph.v4i2.6883Keywords:
Kanon 678, Kitab Hukum Kanonik 1983, Tarekat Religius, Uskup Diosesan, Gereja Partikular, Reksa Pastoral, Persekutuan Gerejani, SinodalitasAbstract
Artikel ini mengkaji partisipasi tarekat religius dalam reksa pastoral keuskupan melalui analisis yuridis-pastoral terhadap Kanon 678 Kitab Hukum Kanonik 1983. Tarekat religius, sebagai bagian integral dari Umat Allah, berpartisipasi aktif dalam misi Gereja di dalam Gereja partikular di bawah kepemimpinan Uskup Diosesan. Dengan menggunakan penelitian kepustakaan normatif-kanonik melalui pendekatan deskriptif-kritis, studi ini menganalisis Kanon 678 dalam dialog dengan dokumen-dokumen Konsili Vatikan II, ajaran-ajaran Magisterium setelahnya, dan komentar-komentar kanonik yang otoritatif. Studi ini menunjukkan bahwa Kanon 678 memberikan legitimasi teologis sekaligus kanonik bagi partisipasi pastoral tarekat religius, sembari tetap menjaga hubungan yang seimbang antara wewenang Uskup Diosesan dan tata kelola internal para pimpinan religius.References
Dokumen Gereja
Konsili Vatikan II. “Konstitusi Tentang Liturgi Suci” (Sacrosanctum Concilium). Dalam Dokumen Konsili Vatikan II. Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI, 1990.
Konsili Vatikan II. “Konstitusi Dogmatis Tentang Gereja” (Lumen Gentium). Dalam Dokumen Konsili Vatikan II. Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI, 1990.
-------. “Dekrit Tentang Tugas Pastoral Para Uskup Dalam Gereja” (Christus Dominus). Dalam Dokumen Konsili Vatikan II. Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI, 2021.
-------. “Dekrit Tentang Pembaharuan dan Penyesuaian Hidup Religius” (Perfectae Caritatis). Dalam Dokumen Konsili Vatikan II. Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI, 1992.
Paus Yohanes Paulus II. Anjuran Apostolik Vita Consecrata (Hidup Bakti) (Seri Dokumen Gerejawi no. 51). Diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Peters, Edward N. The 1917 or Pio-Benedictine Code of Canon Law in English Translation. San Francisco: Ignatius Press, 2001.
Kitab Hukum Kanonik (Codex Iuris Canonici, 1983). Diterjemahkan oleh Sekretariat KWI. Jakarta: Obor, 2023.
Katekismus Gereja Katolik. Diterjemahkan oleh P. Herman Embuiru. Ende: Nusa Indah, 2014.Penerangan KWI, 2021.
Komentar Kodeks
Ayuban, Elias L. Topik-topik Kanonik Berkenaan dengan Tradisi Kehidupan Religius: 200 Butir Tanya-Jawab Praktis. Medan: Bina Media Perintis, 2008.
Beal, John P. et al. (ed.). New Commentary on the Code of Canon Law. New York: Paulist Press, 2000.
Budi, Silvester Susianto. Kamus Kitab Hukum Kanonik. Yogyakarta: Kanisius, 2012.
-------. Kaum Religius: Suatu Tinjauan Yuridis. Yogyakarta: Kanisius, 2016.
Cordigen, James A-Thomas. J. Green-Donald E. Heintscel (ed.). The Code of Canon Law: A Text and Commentary. New York: Paulist Press, 1985.
Go, Piet. Hukum Kanonik Lembaga Hidup Bakti dan Serikat Hidup Kerasulan: KHK kan. 373-746. Malang: STFT Widya Sasana, 1984.
-------. Tarekat Hidup Bakti menurut Hukum Gereja. Malang: Dioma, 1996.
Sumber Pendukung
Aalen, S. “Reign and ‘House’ in the Kingdom of God in the Gospel”, dalam New Testament Studies 8 (1962), hlm. 215.
Abbas, Jobe. “Forms of Consecrated Life Recognized in the Eastern and Latin Codex”, dalam Commentarium pro Religiosis et Misionariis, vol. LXXVI. Roma: Filiorum Cordis Mariae, 1994, hlm. 17.
Amaladoss, Michael. “The Mission of Religious”, dalam Union of Superiors General (USG), Consecrated Life Today: Charisms in the Church for the World. United Kingdom: St. Pauls, 1994, hlm. 127.
