MEMBANGUN SEMANGAT PERSAUDARAAN MELALUI PERAYAAN NATAL BERSAMA KETURUNAN RAJA SIMANIHURUK SE- KOTA MEDAN
Keywords:
Semangat, Persaudaraan, KebersamaanAbstract
Semangat persaudaraan merupakan nilai fundamental dalam membangun kehidupan keluarga dan komunitas yang harmonis. Namun, di tengah arus globalisasi dan perkembangan gaya hidup modern, interaksi kekeluargaan cenderung mengalami penurunan sehingga berpotensi melemahkan ikatan persaudaraan. Kondisi ini juga dirasakan oleh keturunan Raja Simanihuruk yang berdomisili di Kota Medan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun dan memperkuat semangat persaudaraan melalui pelaksanaan Perayaan Natal Bersama Keturunan Raja Simanihuruk se-Kota Medan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan, persiapan teknis, pelaksanaan kegiatan, pengawasan, serta evaluasi dan pelaporan. Perayaan Natal bersama dilaksanakan dalam bentuk ibadah, persekutuan, dan kegiatan kebersamaan yang melibatkan seluruh anggota keluarga besar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perayaan Natal bersama mampu menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan kekeluargaan, menumbuhkan nilai solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan, serta memperkuat identitas dan nilai-nilai warisan leluhur. Dengan demikian, perayaan Natal bersama tidak hanya memiliki makna rohani, tetapi juga berperan strategis sebagai media sosial dalam membangun semangat persaudaraan yang harmonis dan berkelanjutan di tengah keluarga besar Raja Simanihuruk se-Kota MedanReferences
Ali, L., & Ali, A. M. (2024). Inclusive Brotherhood: Building a Just Society. Cambridge University Press.
McCullough, H. L., & O'Donnell, J. P. (2023). Reconceptualizing Brotherhood in the Digital Age. Journal of Digital Humanities, 15(1), 89-104.
Peran Simanihuruk, J. L. Saragih, D. Tamba, P. T. Parhusip, & G. Marbun. (2025). Menumbuhkan persaudaraan yang sejati melalui perayaan Natal tahun 2024 pada Punguan Raja Simanihuruk Boru Bere (PRSBB) se-Kota Medan. Kaizen: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2).
Sri Ken, “Kunci Perdamaian adalah Persaudaraan”, https://www. kompasiana. com/iqroh/ 5a9cd5b0bde 57514ba283ba2/kunci-perdamaian-adalah- persaudaraan, Di akses Pada Tanggal 25 Juni 2020 Pukul 23.30
https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-tegaskan-perbedaan-bukan-penghalang-persaudaraan-5a9QP?utm_source=chatgpt.com
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







