Sosialisasi Kurikulum Kepada Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Santo Thomas
Keywords:
MBKM, Outcome-Based Education, Profil Lulusan, Kewirausahaan, Perencanaan StudiAbstract
Kurikulum memegang peran strategis dalam penyelenggaraan Pendidikan tinggi karena kurikulum mengarhkan capaian pembelajaran, pengalaman akademik, penilaian, serta pembentukan kompetensi lulusan. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Santo Thomas saat ini menggunakan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan sedang mengembangkan arah pembelajaran menuju Outcome-Based Education. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap struktur kurikulum, profil lulusan, sebaran mata kuliah, mata kuliah prasyarat, mekanisme pengambilan SKS, kegiatan MBKM, serta keterkaitan kurikulum dengan kesiapan menjadi wirausaha mandiri dan manajer yang andal pada lima bidang manajemen. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, pre-test, post-test, dan angket respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi kurikulum sebagai peta pengembangan kompetensi, bukan sekadar daftar mata kuliah. Sosialisasi juga membantu mahasiswa memahami hubungan antara MBKM, capaian pembelajaran, dan arah pengembangan OBE. Kegiatan ini mendorong program studi untuk memperkuat layanan akademik melalui panduan kurikulum ringkas, infografik alur studi, klinik KRS, dan pendampingan pemilihan kegiatan MBKM secara berkelanjutan. Temuan kegiatan menegaskan bahwa komunikasi kurikulum perlu berlangsung rutin, terukur, dan mudah diakses agar mahasiswa mampu mengambil keputusan akademik yang sesuai dengan minat, kompetensi, serta rencana karier mereka dalam dunia usaha dan organisasi modern yang terus berubah.References
AACSB International. (2025). 2020 guiding principles and standards for business accreditation.AACSB International. https://www.aacsb.edu/educators/global-standards
Boateng, G. O., Neilands, T. B., Frongillo, E. A., Melgar-Quiñonez, H. R., & Young, S. L. (2018). Best practices for developing and validating scales for health, social, and behavioral research: A primer. Frontiers in Public Health, 6, Article 149. https://doi.org/10.3389/fpubh.2018.00149
Bolliger, D. U., & Martin, F. (2021). Factors underlying the perceived importance of online student engagement strategies. Journal of Applied Research in Higher Education, 13(2), 404–419. https://doi.org/10.1108/JARHE-02-2020-0045
Elpisah, E., Suarlin, S., Latang, L., & Pada, A. (2024). Indonesian higher education’s entrepreneurial curriculum: A literature review. Journal of Education Culture and Society, 15(2), 815–833. https://doi.org/10.15503/jecs2024.2.815.833
Frost, D., & Ackrill, R. (2025). The multiple dimensions of curriculum mapping: Designing a comprehensive outcomes-based framework. London Review of Education, 23(1), Article 17. https://doi.org/10.14324/LRE.23.1.17
Hailikari, T., Virtanen, V., Vesalainen, M., & Postareff, L. (2022). Student perspectives on how different elements of constructive alignment support active learning. Active Learning in Higher Education, 23(3), 217–231. https://doi.org/10.1177/1469787421989160
Kahu, E. R., & Nelson, K. (2018). Student engagement in the educational interface: Understanding the mechanisms of student success. Higher Education Research & Development, 37(1), 58–71. https://doi.org/10.1080/07294360.2017.1344197
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024a). Panduan penyusunan kurikulum pendidikan tinggi mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka menuju Indonesia Emas. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024b). Buku panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka 2024. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Kirkpatrick, J. D., & Kirkpatrick, W. K. (2016). Kirkpatrick’s four levels of training evaluation. Association for Talent Development.
Martin, F., & Bolliger, D. U. (2018). Engagement matters: Student perceptions on the importance of engagement strategies in the online learning environment. Online Learning, 22(1), 205–222. https://doi.org/10.24059/olj.v22i1.1092
Nabi, G., Liñán, F., Fayolle, A., Krueger, N. F., & Walmsley, A. (2017). The impact of entrepreneurship education in higher education: A systematic review and research agenda. Academy of Management Learning & Education, 16(2), 277–299. https://doi.org/10.5465/amle.2015.0026
OECD. (2025). Education at a glance 2025: OECD indicators. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/1c0d9c79-en
Taber, K. S. (2018). The use of Cronbach’s alpha when developing and reporting research instruments in science education. Research in Science Education, 48(6), 1273–1296. https://doi.org/10.1007/s11165-016-9602-2
World Economic Forum. (2025). The future of jobs report 2025. World Economic Forum. https://www.weforum.org/publications/the-future-of-jobs-report-2025/
Yusoff, M. S. B. (2019). ABC of content validation and content validity index calculation. Education in Medicine Journal, 11(2), 49–54. https://doi.org/10.21315/eimj2019.11.2.6
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







