BUDAYA DIALOG ANTAR AGAMA JALAN MENUJU PERSAUDARAAN DAN PERDAMAIAN DI DUNIA MASA KINI

Authors

  • Memo Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan
  • Alfredo Siboro Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan

Keywords:

dialog, identitas, persaudaraan universal, Islam, Fransiskus, sinodalitas

Abstract

Kehidupan budaya dialog antaragama manusia dewasa ini cenderung merosot, karena terjebak dalam konsep pemikiran kebenaran agamanya sendiri. Semakin manusia tertentu dengan gigih mempertahankan kebenaran ajaran agamanya dan tidak terbuka pada agama lain, maka dialog akan terputus atau tidak berjalan dengan baik. Dalam situasi manusia yang demikian, maka penting dilakukan budaya dialog sebagai jalan menuju persaudaraan dan perdamaian antar umat beragama, seperti yang sedang “viral” yang dilakukan oleh Paus Fransiskus. Dialog Paus Fransiskus menuai hasil yang sangat terpuji teristimewa tawarannya untuk membangkitkan nilai perjumpaan, persaudaraan, dan perdamaian antar umat beragama, khususnya pada umat Islam masa sekarang. Semangat yang menggelora dalam diri Paus Fransiskus untuk meretas kesulitan-kesulitan yang dihadapi umat beragama yang jarang berdialog agar berani menjadi umat beragama yang terbuka pada kebaikan dan kebenaran agama lain. Berlandaskan dokumen: “Abu Dhabi” mengenai persaudaraan manusia untuk perdamaian dunia dan hidup bersama. Tujuannya membawa perkembangan pola hidup dalam berelasi dengan umat manusia di dunia ini. Melalui pengalaman Paus Fransiskus dengan tokoh agama Islam dunia, perjumpaan menjadi jalan menuju perdamaian dan persaudaraan sebagai ciptaan Tuhan.

Author Biography

Memo, Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan

Dosen

References

Berger, Peter L. The Desecularization of the World: Resurgent Religion and World Politics. Grand Rapids: B. Eerdmans Publishing Company, 1999.

Gandhi, Mahatma. Semua Manusia Bersaudara (judul asli: All Brother: Life and Thoughts of Mahatma Gandhi as Told in Own Words), diterjemahkan oleh Kustiniyanti Mochtar. Jakarta:Yayasan Obor Indonesia dan PT. Gramedia, 1988.

Katekismus Gereja Katolik (KGK), no. 371, diterjemahkan oleh P. Herman Embuiru. Ende: Arnoldus, 1998.

Konsili Vatikan II. Dokumen Konsili Vatikan II, diterjemahkan oleh R. Hardawiryana. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI – Obor, 1993.

Konsili Vatikan II. “Sinodalitas dalam Kehidupan dan Misi Gereja”, no. 49, (Judul asli: International Theological Commission Synodality in the Life and Mission of the Chruch), diterjemahkan oleh Thomas Eddy Susanto. Jakarta: Obor, 2018.

Magnis Suseno, Franz. Menalar Tuhan. Yogyakarta: Kanisius, 2006.

Mangis, Michael. Dosa Ciri Diri: Menjanjikan Kecenderungan Hati Kita (judul asli: Signature Sins: Taming Our Wayward Hearts), diterjemahkan oleh Paul S. Hidayat. Jakarta: Waskita Publishing Media Sarat Nilai Kerajaan, 2011.

Downloads

Published

2023-10-13

Issue

Section

Articles