EXISTENTIAL SUPERNATURAL
Relasi Kodrat dan Rahmat dan Implikasinya Menurut Pemikiran Karl Rahner
Keywords:
kodrat, rahmat, Karl Rahner, eksistensial supernatural, keselamatan universal, kristologiAbstract
Artikel ini mengeksplorasi hubungan teologis antara kodrat (nature) dan rahmat (grace) melalui pemikiran Karl Rahner, dengan berfokus pada konsepnya tentang “eksistensial supernatural” (Supernatural Existential). Secara historis, wacana mengenai kodrat dan rahmat telah berkembang dari dasar-dasar biblis dan patristik hingga mencapai rumusan dogmatis yang definitif dalam Konsili Trente. Perspektif Rahner muncul sebagai kritik terhadap “ekstrinsisisme” Neo-Skolastik yang memandang rahmat sebagai tambahan eksternal atas kodrat manusia yang berdiri sendiri, serta terhadap beberapa penafsiran lain yang berisiko meleburkan keduanya menjadi satu entitas natural. Rahner mengajukan bahwa manusia bukanlah makhluk netral, melainkan sejak awal secara fundamental dan ontologis terarah kepada Allah. “Eksistensial supernatural” ini menunjukkan bahwa meskipun rahmat tetap merupakan anugerah bebas dari Allah, rahmat itu juga merupakan unsur konstitutif dalam struktur manusia yang memungkinkan pengalaman transendental akan Yang Ilahi dalam kehidupan sehari-hari. Lebih lanjut, artikel ini menelaah implikasi teologi tersebut dalam mencakup orang-orang non-Kristen melalui orientasi inheren mereka terhadap “Horizon Tak Terbatas” Allah. Pada akhirnya, sintesis Rahner menjembatani perspektif antropologis dan kristologis, dengan menampilkan rahmat sebagai komunikasi diri Allah yang mengubah eksistensi manusia dari dalam.References
Compendium of the Catechism of the Catholic Church. London: Catholic Truth Society, 2006.
Darek Michaud, ed. “Karl Rahner.” Diakses dari https://people.bu.edu/wwildman/ bce/rahner.htm
Declan Marmion dan Mary E. Hines, ed. The Cambridge Companion to Karl Rahner. Cambridge: Cambridge University Press, 2005.
Dister, Nico Syukur. Teologi Sistematika 2. Yogyakarta: Kanisius, 2004.
Knoops, Ferdinand, Traktat Teologis tentang Rahmat. Pematangsiantar: STFT, 1974 (Diktat).
John A. Hardon. Catholic Dictionary. New York: Image Books, 1980.
Karl Heinz Weger. Karl Rahner: An Introduction to His Theology. New York: Seabury Press, 1980.
Karl Rahner. Nature and Grace. Dalam Dilemmas in the Modern Church. London: Sheed & Ward, 1963.
Stephen J. Duffy. The Graced Horizon: Nature and Grace in Modern Catholic Thought. Collegeville, Minnesota: Liturgical Press, 1992.




