EVALUASI PENERAPAN PRINSIP ERGONOMI PADA DESAIN INTERIOR KAFE LAFERA SPACE PEKANBARU

Authors

  • Achnia Tiffany Universitas Riau
  • Muhammad Rasyidul Ilmi Universitas Riau
  • Musyaffa Rifqi Harimardika Universitas Riau
  • Intan Agustina Pratiwi Universitas Riau
  • Hannisa Handri Universitas Riau

Keywords:

Ergonomi, Interior, Kafe, Kenyamanan

Abstract

Lafera Space Pekanbaru merupakan salah satu kafe bergaya eklektik yang berjarak sekitar 100 meter dari Universitas Riau. Lokasi yang strategis ini menjadikan kafe tidak hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga dimanfaatkan mahasiswa untuk bekerja dan menyelesaikan tugas, dengan durasi penggunaan berkisar antara 1 hingga lebih dari 2 jam (Shelty, 2022). Oleh karena itu, desain interior kafe perlu memperhatikan tidak hanya aspek estetika yang menarik, tetapi juga aspek fungsionalitas melalui penerapan prinsip ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana prinsip-prinsip ergonomi diterapkan dalam interior Lafera Space, khususnya pada elemen furnitur, pencahayaan, sirkulasi, dan sistem penghawaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, serta pengukuran langsung dimensi furnitur. Data yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan standar ergonomi yang dikemukakan oleh Neufret serta Dartford. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar elemen interior indoor sudah memenuhi prinsip ergonomi. Namun demikian, pada area outdoor masih ditemukan beberapa kekurangan, khususnya terkait ketinggian meja dan kenyamanan kursi. Secara umum, pencahayaan serta pengaturan tata ruang telah mendukung aktivitas pengunjung dengan baik, meskipun beberapa aspek tetap perlu diperbaiki guna meningkatkan kenyamanan secara menyeluruh.

References

Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik Indonesia 2020. BPS-Statistics Indonesia.

Dartford, J. (1990). Dining space. British: Architecture Design and Technology Press.

Istiawan, S. (2006). Ruang Artistik dengan Pencahayaan. Griya Kreasi.

Neufert, E. (1996). Data arsitek (S. Tjahladi, Penerj.; P. W. Indarto, Ed.; Cet. 1). Jakarta: Erlangga.

Panero, J., & Zelnik, M. (1979). Dimensi manusia dan ruang interior. Erlangga.

Pranoto, Y., & Rahmat, M. A. (2021). Ergonomi dan kenyamanan pengguna dalam desain interior kafe. Jurnal Desain Interior Nusantara, 10(2), 112–123.

Shelty, F. D. (2022). Faktor yang memengaruhi perilaku minat generasi milenial berkumpul di kafe Kota Pekanbaru (Skripsi). Universitas Islam Indonesia.

Sirait, A. T. (2021). Desain interior dan perilaku pengguna ruang publik di kota. Penerbit Arsitek Urban Nusantara.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugianto, R. (2019). Analisis penerapan standar ergonomi pada ruang kerja di perkantoran. Dalam A. Putri, N. Kurniawan, & T. Rachmawati (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Desain dan Teknologi (pp. 87–95). Universitas Trisakti.

Szokolay, S. V. (2008). Introduction to architectural science: The basis of sustainable design. Architectural Press.

Wignjosoebroto, S. (2017). Ergonomi: Studi gerak dan waktu. Guna Widya.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Tiffany, A., Rasyidul Ilmi, M., Rifqi Harimardika, M., Agustina Pratiwi, I., & Handri, H. (2025). EVALUASI PENERAPAN PRINSIP ERGONOMI PADA DESAIN INTERIOR KAFE LAFERA SPACE PEKANBARU . ALUR : Jurnal Arsitektur, 8(2), 130–140. Retrieved from https://ejournal.ust.ac.id/index.php/ALUR/article/view/5275

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.