PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD NEGERI 091608 SINAKSAK
DOI:
https://doi.org/10.54367/pendistra.v8i2.5502Keywords:
Penelitian Kuantitatif, Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kreatif, IPASAbstract
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 091608 Sinaksak. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design dengan subjek penelitian satu kelas berjumlah 34 siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kreatif yang telah divalidasi oleh ahli. Data dikumpulkan melalui pemberian pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa sebesar 42,20, meningkat menjadi 84,85 setelah perlakuan. Nilai N-gain yang diperoleh sebesar 0,703 dan berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPAS.References
Adiilah, I. I., & Haryanti, Y. D. (2023). Pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA. Papanda Journal of Mathematics and Science Research, 2(1), 49–56.
Fauziah, F. M. (2022). [Judul artikel tidak lengkap]. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(September), 455–463.
Fitra, D. (2023). Kurikulum Merdeka dalam pendidikan modern. Jurnal Pendidikan Modern, 6(2), 149–156.
Mawaddah, S., & Yulianti, Y. (2014). Model pembelajaran berbasis masalah untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalah matematika di sekolah menengah pertama. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 87–94.
Ningrum, I. P., & Marsinun, R. (2022). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. EDUSAINTEK: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 9(2), 390–403.
Said, K., & Aqodiah. (2024). Kurikulum Merdeka: Langkah menuju pendidikan yang berfokus pada kreativitas dan kemandirian di sekolah. IBTIDA’IY: Jurnal Prodi PGMI, 9(2), 15–24.
Ujud, S., Nur, T. D., Yusuf, Y., Saibi, N., & Ramli, M. R. (2023). Penerapan model pembelajaran Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA Negeri 10 Kota Ternate kelas X pada materi pencemaran lingkungan. Jurnal Bioedukasi, 6(2), 337–347.
Utami, L., Festiyed, D. P. I., Ratih, A., Yenti, E., & Lazulva. (2024). Analisis indeks Aiken untuk mengetahui validitas isi instrumen Scientific Habits of Mind. Journal of Research and Education Chemistry, 6(1), 59–65.*
Utami, R. W., Endaryono, B. T., Djuhartono, T., Guru, P., Ibtidaiyah, M., Studi, P., & Ekonomi, P. (2020). Meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 43–48.
Wulandari, S., Misdalina, & Tanzimah. (2023). Pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam memahami pembelajaran matematika kelas V SDN 33 Palembang. Journal on Education, 6(1), 6155–6163.






