Karakteristik Minyak Kelapa yang Dihasilkan melalui Variasi Penambahan Sari Nenas dan Lama Penyimpanan

Authors

  • Rosa Tampubolon Universitas Katolik Santo Thomas
  • Apul Sitohang Universitas Katolik Santo Thomas
  • Marudut Pandapotan Sijabat Universitas Katolik Santo Thomas

Keywords:

sari nenas, fermentasi, minyak kelapa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari buah nenas dan lama fermentasi dalam ekstraksi minyak kelapa. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan dan Pengelolaan Hasil Pertanian, Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, jumlah sari nenas (ml) dengan sandi S, yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu S1 = 100 ml sari nenas/200 ml santan inti, S2=150 ml sari nenas/200 ml santan inti, S3=200 ml sari nenas/200 ml santan inti, S4=250 ml sari nenas/200 ml santan inti. Lama Fermentasi dengan sandi F, yang terdiri dari 4 taraf F1=9 jam, F2=12 jam, F3=15 jam dan F4=18 jam. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin banyak sari nenas yang ditambahkan, rendemen minyak, kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida dan warna semakin meningkat, semakin lama fermentasi rendemen minyak, kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida semakin meningkat, sedangkan warna semakin menurun. Mutu minyak terbaik diperoleh pada penggunaan jumlah sari nenas 250 ml/200 santan inti dan lama fermentasi 18 jam.

References

Ariski, S., Suryati, Sulhatun, Jalaluddin, & Meriatna. (2023). Metode Pembuatan Minyak Kelapa Murni (VCO) dengan Variasi Crude Enzim Bromelin dan Crude Enzim Papain. Chemical Engineering Journal Storage, 3(3). https://doi.org/10.29103/cejs.v3i3.9895

Asian and Pacific Coconut Community (APCC). (2021). Virgin Coconut Oil Quality Standard. Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2902:2019 Minyak Kelapa. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2018). SNI 7381:2018 Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil). Jakarta: BSN.

Codex Alimentarius Commission. (2023). Standard for Named Vegetable Oils (CODEX STAN 210-1999, Revision 2023).

Harimurti, S., Sukamdi, D. P., Widada, H., Sari, H. F., & Amid, A. (2024). Bromelain-Extracted of Virgin Coconut Oil: Physical and Chemical Stability in Different Temperature During the Storage. Borneo Journal of Pharmacy, 7(2), 198–205.

Ketaren, S. (2017). Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan (Edisi Revisi). Jakarta: UI Press.

Khan, I., Qiu, Z., Zhang, J., Li, R., Yang, Z., Zhang, W., Liu, S., Tang, M., & Xia, Q. (2026). Virgin coconut oil: A comprehensive review of its health impacts and functional food applications. Food Chemistry X, 36, 104002. https://doi.org/10.1016/j.fochx.2026.104002

Saptarini, N. M., Rahayu, D., Ramdhani, D., Wirawan, D., & Johni, V. K. R. (2026). Turning Agricultural Waste Into Enzymatic Treasure: Bromelain Stability in Pineapple Crown and Peel Waste From Subang District, Indonesia. Biochemistry Research International, 2026, 7470038. https://doi.org/10.1155/2026/7470038

Sudarmadji, S., Haryono, B., & Suhardi. (2010). Analisa Bahan Makanan dan Pertanian (Ed. 2, Cet. 4). Yogyakarta: Liberty. ISBN 979-499-193-7.

Winarno, F. G. (2018). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2026-08-10

How to Cite

Rosa Tampubolon, Apul Sitohang, & Marudut Pandapotan Sijabat. (2026). Karakteristik Minyak Kelapa yang Dihasilkan melalui Variasi Penambahan Sari Nenas dan Lama Penyimpanan. Jurnal Riset Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian (RETIPA), 69–78. Retrieved from https://ejournal.ust.ac.id/index.php/retipa/article/view/6867

Issue

Section

Artikel