Correction and Retraction
KEBIJAKAN KOREKSI DAN PENCABUTAN ARTIKEL (CORRECTION AND RETRACTION POLICY)
1. Kebijakan Umum
CARTESIUS: Jurnal Pendidikan Matematika berkomitmen menjaga keakuratan, transparansi, dan integritas catatan publikasi ilmiah. Apabila ditemukan kesalahan, ketidakakuratan, atau pelanggaran yang memengaruhi artikel yang telah diterbitkan, jurnal akan melakukan evaluasi dan mengambil tindakan yang sesuai berdasarkan bukti yang tersedia serta pedoman etika publikasi yang relevan.
Kebijakan ini mengatur penanganan kesalahan dan persoalan integritas yang ditemukan setelah artikel diterbitkan, termasuk penerbitan koreksi (correction), pernyataan keprihatinan (expression of concern), dan pencabutan artikel (retraction).
Setiap tindakan dilakukan secara objektif, proporsional, dan transparan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap keandalan hasil penelitian. Jurnal CARTESIUS mengacu pada pedoman Retraction Guidelines dari Committee on Publication Ethics (COPE) dalam menentukan tindakan yang diperlukan.
Tujuan utama kebijakan ini adalah memastikan bahwa pembaca memperoleh informasi yang akurat mengenai status dan keandalan artikel yang diterbitkan, sekaligus mempertahankan integritas arsip ilmiah.
2. Koreksi Artikel (Correction)
Koreksi diterbitkan apabila ditemukan kesalahan dalam artikel yang telah dipublikasikan dan kesalahan tersebut perlu diperbaiki, tetapi tidak menghilangkan keandalan keseluruhan hasil dan kesimpulan penelitian.
Koreksi dapat dilakukan terhadap kesalahan yang berasal dari penulis maupun dari proses penyuntingan dan penerbitan jurnal.
2.1 Jenis Koreksi
a. Kesalahan yang berasal dari penulis (corrigendum)
Koreksi dapat diterbitkan apabila ditemukan kesalahan yang berasal dari penulis, seperti kesalahan penulisan rumus, perhitungan, label tabel atau gambar, informasi referensi, data deskriptif, atau penjelasan metodologis yang tidak mengubah kesimpulan utama penelitian.
b. Kesalahan yang berasal dari proses penerbitan (erratum)
Koreksi dapat diterbitkan apabila kesalahan terjadi dalam proses penyuntingan, tata letak, pengolahan naskah, atau penerbitan oleh jurnal, seperti kesalahan pengetikan, penempatan gambar, penomoran, atau informasi bibliografis yang memerlukan perbaikan.
Istilah corrigendum dan erratum digunakan untuk membedakan asal kesalahan apabila diperlukan. Secara umum, kedua jenis tindakan tersebut merupakan bagian dari mekanisme koreksi artikel.
2.2 Prosedur Penerbitan Koreksi
Permohonan koreksi dapat diajukan oleh penulis, editor, pembaca, atau pihak lain yang memiliki bukti relevan mengenai kesalahan dalam artikel.
Editor akan memeriksa kesalahan yang dilaporkan, meminta klarifikasi atau dokumen pendukung apabila diperlukan, dan menilai apakah koreksi dapat menyelesaikan persoalan tanpa menurunkan keandalan keseluruhan artikel.
Apabila koreksi disetujui, Jurnal CARTESIUS akan menerbitkan pemberitahuan koreksi yang menjelaskan bagian yang diperbaiki dan alasan perubahan tersebut. Pemberitahuan harus ditautkan dengan artikel asli agar pembaca dapat mengidentifikasi perubahan secara jelas.
Perubahan yang bersifat sangat kecil dan tidak memengaruhi makna ilmiah dapat ditangani sesuai dengan prosedur editorial jurnal. Namun, perubahan yang memengaruhi interpretasi hasil, atribusi, atau informasi penting harus ditangani secara transparan.
3. Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern)
Pernyataan keprihatinan dapat diterbitkan apabila terdapat persoalan serius mengenai keandalan, integritas, atau etika suatu artikel, tetapi bukti yang tersedia belum cukup untuk menetapkan keputusan akhir.
Tindakan ini dapat dipertimbangkan apabila:
-
Terdapat dugaan pelanggaran integritas penelitian yang masih dalam proses pemeriksaan.
-
Bukti yang tersedia menimbulkan keraguan terhadap keandalan hasil penelitian, tetapi belum memberikan dasar yang cukup untuk pencabutan.
-
Penyelidikan oleh institusi terkait masih berlangsung atau mengalami keterlambatan yang berarti.
-
Informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan persoalan belum tersedia, sementara pembaca perlu mengetahui adanya keraguan yang relevan terhadap artikel tersebut.
Pernyataan keprihatinan harus menjelaskan secara objektif alasan penerbitannya dan persoalan yang sedang ditelaah, sejauh informasi tersebut dapat disampaikan secara bertanggung jawab.
Penerbitan pernyataan keprihatinan bukan merupakan keputusan final bahwa penulis telah melakukan pelanggaran. Setelah pemeriksaan selesai, jurnal dapat menerbitkan koreksi, mencabut artikel, atau menutup perkara tanpa tindakan lebih lanjut, sesuai dengan hasil evaluasi.
4. Pencabutan Artikel (Retraction)
Pencabutan artikel merupakan tindakan editorial untuk memberikan pemberitahuan bahwa artikel yang telah diterbitkan tidak lagi dapat diandalkan secara keseluruhan atau terdapat pelanggaran serius yang mengharuskan status publikasinya dikoreksi.
Jurnal CARTESIUS dapat mempertimbangkan pencabutan apabila terdapat bukti yang memadai mengenai keadaan berikut:
-
Hasil penelitian tidak dapat diandalkan akibat kesalahan besar, kesalahan perhitungan, fabrikasi data, falsifikasi data, atau manipulasi hasil.
-
Ditemukan plagiarisme substansial atau publikasi duplikat yang melanggar etika publikasi.
-
Penelitian dilakukan dengan pelanggaran etika yang serius sehingga keabsahan atau kelayakan publikasinya terganggu.
-
Terdapat manipulasi proses penelaahan sejawat atau praktik penerbitan yang secara serius merusak integritas artikel.
-
Materi atau data digunakan tanpa otorisasi yang diperlukan dan persoalan tersebut secara material memengaruhi keabsahan atau kelayakan publikasi.
-
Konflik kepentingan yang tidak diungkapkan terbukti sangat memengaruhi interpretasi atau rekomendasi artikel.
-
Terdapat pelanggaran serius lain yang membuat artikel tidak lagi layak dipertahankan sebagai catatan ilmiah yang dapat diandalkan.
Daftar tersebut tidak bersifat tertutup. Keputusan pencabutan didasarkan pada tingkat keseriusan persoalan, bukti yang tersedia, dan dampaknya terhadap integritas publikasi.
Pencabutan tidak secara otomatis menunjukkan bahwa pelanggaran dilakukan dengan sengaja. Artikel dapat dicabut karena kesalahan yang tidak disengaja apabila kesalahan tersebut cukup serius sehingga hasil atau kesimpulannya tidak lagi dapat diandalkan.
5. Prosedur Penanganan Pencabutan
Sebelum menetapkan pencabutan, Jurnal CARTESIUS akan melakukan evaluasi yang memadai sesuai dengan sifat dan tingkat keseriusan persoalan.
Prosedur penanganan dapat meliputi:
-
Menerima dan memeriksa laporan, bukti, atau informasi yang menunjukkan kemungkinan adanya masalah serius pada artikel.
-
Meminta penjelasan dari penulis terkait dan, apabila diperlukan, menghubungi institusi tempat penelitian dilakukan atau tempat penulis berafiliasi.
-
Meminta pendapat ahli independen apabila persoalan memerlukan keahlian khusus.
-
Mengevaluasi bukti, tanggapan penulis, dan informasi tambahan secara objektif.
-
Menetapkan keputusan editorial berdasarkan hasil pemeriksaan dan pedoman etika publikasi yang relevan.
-
Menyampaikan keputusan kepada pihak terkait dan menerbitkan pemberitahuan pencabutan apabila pencabutan ditetapkan.
Jurnal akan berupaya menyelesaikan pemeriksaan dan menerbitkan pemberitahuan tanpa penundaan yang tidak perlu setelah terdapat dasar yang memadai untuk mengambil keputusan.
Apabila bukti belum konklusif dan pemeriksaan diperkirakan memerlukan waktu yang panjang, editor dapat mempertimbangkan penerbitan pernyataan keprihatinan untuk memberikan informasi kepada pembaca.
Keputusan pencabutan merupakan keputusan editorial yang dibuat berdasarkan bukti dan independensi editorial. Ketidaksepakatan penulis terhadap keputusan tidak dengan sendirinya menghalangi jurnal untuk mengambil tindakan apabila bukti yang tersedia mendukung pencabutan.
6. Isi Pemberitahuan Koreksi dan Pencabutan
Setiap pemberitahuan koreksi, pernyataan keprihatinan, atau pencabutan harus disusun secara jelas dan dapat diakses oleh pembaca.
Pemberitahuan pencabutan sekurang-kurangnya memuat:
-
Judul artikel yang terdampak.
-
Nama penulis dan informasi bibliografis artikel, termasuk volume, nomor, tahun, halaman atau nomor artikel, serta DOI apabila tersedia.
-
Alasan pencabutan yang dijelaskan secara spesifik dan objektif.
-
Pernyataan mengenai pihak yang menetapkan atau mengeluarkan pencabutan.
-
Tautan yang jelas antara pemberitahuan pencabutan dan artikel asli.
Pemberitahuan harus dibedakan secara tegas dari artikel penelitian biasa, tersedia secara terbuka bagi pembaca, dan dapat ditelusuri melalui laman jurnal.
Informasi yang disampaikan tidak boleh mengandung tuduhan yang tidak didukung bukti atau pernyataan yang tidak diperlukan untuk menjelaskan dasar tindakan editorial.
7. Status dan Akses Artikel yang Dicabut
Untuk menjaga transparansi catatan ilmiah, artikel yang dicabut pada prinsipnya tetap dipertahankan dalam arsip Jurnal CARTESIUS dengan penanda yang jelas bahwa artikel tersebut telah dicabut.
Apabila memungkinkan, versi daring artikel dan berkas PDF diberi keterangan Retracted atau Artikel Dicabut. Pemberitahuan pencabutan harus ditautkan ke artikel asli, dan artikel asli harus menyediakan tautan menuju pemberitahuan pencabutan.
Artikel yang dicabut tidak boleh ditampilkan seolah-olah masih berstatus sebagai publikasi yang dapat diandalkan tanpa keterangan pencabutan. Penghapusan penuh artikel hanya dipertimbangkan dalam keadaan luar biasa, misalnya karena kewajiban hukum, pelanggaran privasi yang serius, atau risiko lain yang memerlukan penanganan khusus.
Pengelolaan artikel yang dicabut dilakukan dengan memperhatikan integritas arsip, hak cipta, dan kebutuhan pembaca untuk mengetahui status publikasi.
8. Tanggung Jawab Penulis, Editor, dan Pengelola Jurnal
Penulis bertanggung jawab menyampaikan informasi yang benar, melaporkan kesalahan material yang ditemukan setelah penerbitan, memberikan klarifikasi apabila diminta, dan bekerja sama dalam proses koreksi atau pencabutan.
Editor bertanggung jawab mengevaluasi bukti secara objektif, menjaga independensi editorial, menentukan tindakan yang sesuai, serta memastikan bahwa pemberitahuan koreksi atau pencabutan menjelaskan persoalan secara memadai.
Pengelola jurnal bertanggung jawab mendukung pelaksanaan keputusan editorial, memperbarui informasi pada laman jurnal, menjaga keterkaitan antara artikel dan pemberitahuan terkait, serta memelihara arsip publikasi.
Apabila editor yang menangani perkara memiliki konflik kepentingan, penanganan dapat dialihkan kepada editor lain yang independen.
9. Permohonan Koreksi atau Pencabutan oleh Penulis
Penulis yang menemukan kesalahan material dalam artikel yang telah diterbitkan dianjurkan segera menghubungi Editor-in-Chief atau pengelola Jurnal CARTESIUS dengan menyampaikan identitas artikel, uraian kesalahan, bukti pendukung, dan usulan tindakan korektif.
Permohonan pencabutan oleh penulis akan dievaluasi oleh editor berdasarkan bukti dan dampaknya terhadap keandalan artikel. Permohonan tersebut tidak secara otomatis menyebabkan artikel dicabut.
Apabila kesalahan dapat diperbaiki melalui koreksi, jurnal dapat memilih tindakan tersebut. Apabila kesalahan membuat hasil atau kesimpulan tidak lagi dapat diandalkan, pencabutan dapat dipertimbangkan sesuai dengan pedoman yang berlaku.
10. Komitmen terhadap Integritas Catatan Ilmiah
Jurnal CARTESIUS menerapkan kebijakan koreksi dan pencabutan secara adil, transparan, dan proporsional. Setiap tindakan ditujukan untuk menjaga keakuratan dan keandalan literatur ilmiah, bukan sebagai sarana untuk menghukum penulis atau membatasi perbedaan pendapat akademik yang sah.
Kebijakan ini mengacu pada pedoman Committee on Publication Ethics (COPE), khususnya Retraction Guidelines, serta prinsip etika publikasi ilmiah yang relevan.



