Plagiarism Policy

KEBIJAKAN PLAGIARISME (PLAGIARISM POLICY)

1. Prinsip Orisinalitas dan Integritas Akademik

CARTESIUS: Jurnal Pendidikan Matematika berkomitmen menjaga orisinalitas karya ilmiah, integritas akademik, dan etika publikasi. Setiap naskah yang diajukan harus merupakan karya ilmiah yang disusun secara bertanggung jawab, mencantumkan sumber rujukan secara tepat, serta menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain.

Plagiarisme merupakan tindakan menggunakan gagasan, data, metode, gambar, tabel, hasil penelitian, atau ungkapan milik pihak lain tanpa pengakuan sumber yang memadai sehingga menimbulkan kesan bahwa materi tersebut merupakan hasil karya sendiri. Plagiarisme juga dapat terjadi pada karya penulis sendiri apabila materi yang telah diterbitkan digunakan kembali secara tidak semestinya tanpa pengungkapan atau rujukan yang sesuai.

2. Bentuk Pelanggaran Plagiarisme

Jurnal CARTESIUS tidak membenarkan bentuk plagiarisme dan pelanggaran orisinalitas berikut:

  1. Plagiarisme langsung, yaitu menyalin kata, kalimat, paragraf, atau bagian karya orang lain tanpa penggunaan tanda kutip apabila diperlukan dan tanpa mencantumkan sumber yang semestinya.

  2. Plagiarisme parafrasa, yaitu mengubah susunan kata atau kalimat dari karya pihak lain tanpa memberikan atribusi yang memadai terhadap gagasan aslinya.

  3. Plagiarisme gagasan atau data, yaitu menggunakan gagasan, temuan, data, metode, ilustrasi, tabel, atau hasil penelitian pihak lain tanpa pengakuan sumber yang tepat.

  4. Plagiarisme terjemahan, yaitu menerjemahkan karya yang telah diterbitkan dalam bahasa lain dan menyajikannya seolah-olah merupakan karya orisinal tanpa mengakui sumber aslinya.

  5. Plagiarisme diri (self-plagiarism), yaitu menggunakan kembali bagian substansial dari karya sendiri yang telah diterbitkan tanpa sitasi, pengungkapan, atau justifikasi yang sesuai.

  6. Publikasi duplikat, yaitu mengajukan atau menerbitkan kembali karya yang secara substansial sama dengan publikasi sebelumnya tanpa pengungkapan yang transparan dan tanpa dasar yang dapat dibenarkan.

  7. Penyalahgunaan materi pihak ketiga, yaitu menggunakan gambar, tabel, instrumen, atau materi lain yang dilindungi hak cipta tanpa atribusi atau izin yang diperlukan.

Penggunaan sumber secara sah, kutipan yang benar, dan pemanfaatan karya terdahulu dengan atribusi yang memadai tidak dengan sendirinya dikategorikan sebagai plagiarisme.

3. Pemeriksaan Kemiripan Naskah

Setiap naskah yang masuk dapat menjalani pemeriksaan orisinalitas pada tahap evaluasi awal sebelum diteruskan ke proses penelaahan sejawat (peer review). Pemeriksaan tambahan dapat dilakukan selama proses revisi, sebelum penerbitan, atau setelah artikel diterbitkan apabila terdapat indikasi pelanggaran.

Pemeriksaan dilakukan dengan menelaah kesamaan teks dan kecocokan dengan sumber yang tersedia, termasuk artikel ilmiah terdahulu, buku, repositori akademik, karya ilmiah mahasiswa, serta sumber daring yang relevan.

Apabila tersedia, editor dapat menggunakan perangkat pendeteksi kemiripan teks untuk membantu proses pemeriksaan. Hasil perangkat tersebut berfungsi sebagai bahan evaluasi awal dan bukan sebagai penentu tunggal ada atau tidaknya plagiarisme.

Editor akan menilai laporan kemiripan dengan mempertimbangkan konteks, sumber yang cocok, ketepatan sitasi, penggunaan kutipan, daftar pustaka, istilah teknis, rumusan matematis, serta bagian metode yang menggunakan ungkapan baku.

4. Ambang Batas Kemiripan

Jurnal CARTESIUS menilai orisinalitas naskah berdasarkan substansi dan konteks kemiripan, bukan semata-mata berdasarkan angka persentase yang dihasilkan oleh perangkat pemeriksaan.

Persentase kemiripan dapat digunakan sebagai indikator awal untuk menentukan kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, persentase yang tinggi tidak selalu menunjukkan plagiarisme, sedangkan persentase yang rendah tidak secara otomatis menjamin bahwa naskah bebas dari pelanggaran.

Apabila ditemukan kemiripan yang substansial atau tidak wajar, editor akan memeriksa sumber dan bagian yang terindikasi, kemudian menentukan tindakan yang sesuai berdasarkan sifat, tingkat keseriusan, dan konteks temuan.

Keputusan editorial didasarkan pada hasil evaluasi menyeluruh. Naskah yang tidak memenuhi standar orisinalitas dapat diminta untuk diperbaiki atau ditolak.

5. Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa naskah yang diajukan memenuhi prinsip orisinalitas dan etika publikasi. Penulis wajib:

  1. Menyusun naskah berdasarkan penelitian atau kajian yang dapat dipertanggungjawabkan.

  2. Mencantumkan sitasi yang tepat untuk setiap gagasan, data, temuan, metode, atau materi yang bersumber dari pihak lain.

  3. Menggunakan kutipan langsung dan parafrasa sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah.

  4. Memastikan bahwa gambar, tabel, instrumen, dan materi pihak ketiga digunakan sesuai dengan ketentuan atribusi dan hak cipta.

  5. Mengungkapkan publikasi terdahulu atau penggunaan kembali materi sendiri yang relevan.

  6. Tidak mengajukan naskah yang sama secara bersamaan ke jurnal lain.

  7. Memberikan klarifikasi dan dokumen pendukung apabila editor menemukan indikasi kemiripan atau dugaan pelanggaran.

Pengajuan naskah kepada CARTESIUS dianggap sebagai pernyataan bahwa penulis telah melakukan upaya yang wajar untuk memastikan orisinalitas dan kepatuhan terhadap etika publikasi.

6. Penanganan Dugaan Plagiarisme

Apabila ditemukan indikasi plagiarisme atau pelanggaran orisinalitas, Jurnal CARTESIUS akan melakukan penelaahan secara proporsional, objektif, dan adil. Prosedur penanganan dapat meliputi:

  1. Pemeriksaan awal terhadap bagian naskah yang terindikasi dan sumber yang bersesuaian.

  2. Permintaan penjelasan atau klarifikasi tertulis kepada penulis terkait.

  3. Evaluasi bukti dan penilaian tingkat keseriusan pelanggaran oleh tim editorial.

  4. Penetapan tindakan editorial berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebijakan etika publikasi jurnal.

Tindakan yang dapat diambil meliputi permintaan revisi atau perbaikan sitasi, penolakan naskah, penghentian proses editorial, atau tindakan korektif terhadap artikel yang telah diterbitkan. Untuk dugaan pelanggaran serius, jurnal dapat meminta bantuan institusi terkait atau merujuk pada pedoman etika publikasi yang relevan.

Setiap keputusan akan mempertimbangkan bukti yang tersedia, sifat pelanggaran, dampaknya terhadap integritas ilmiah, dan hak penulis untuk memberikan penjelasan.

7. Plagiarisme pada Artikel yang Telah Diterbitkan

Apabila dugaan plagiarisme ditemukan setelah artikel diterbitkan, Jurnal CARTESIUS akan melakukan evaluasi berdasarkan bukti yang tersedia. Apabila pelanggaran terbukti, jurnal dapat menerbitkan koreksi, pernyataan keprihatinan, atau pencabutan artikel (retraction), sesuai dengan tingkat pelanggaran dan pedoman etika publikasi yang berlaku.

Informasi mengenai tindakan korektif akan disampaikan secara transparan melalui laman jurnal apabila diperlukan untuk menjaga integritas catatan ilmiah.

8. Komitmen terhadap Etika Publikasi

Jurnal CARTESIUS mengharapkan seluruh penulis, editor, dan mitra bestari mematuhi prinsip integritas akademik dan etika publikasi. Kebijakan ini diterapkan untuk melindungi orisinalitas karya ilmiah, menghormati hak intelektual, serta menjaga kepercayaan pembaca terhadap artikel yang diterbitkan.

Dengan mengajukan naskah kepada Jurnal CARTESIUS, penulis menyatakan kesediaannya untuk mematuhi kebijakan plagiarisme dan bekerja sama dalam proses pemeriksaan apabila diperlukan.